Rabu, 19 Desember 2012

Muslim Inggris Tolak Debat Teori Evolusi

Sebuah debat tentang teori evolusi
bakal digelar Institute Deen,
London, awal tahun depan.
Rencana itu segera memicu
kontroversi.
Debat bertajuk Islam and Evolution
itu sendiri sedianya digelar Sabtu
(15/12) kemarin. Namun, karena
alasan keamanan, penyelenggaraan
debat itu ditunda awal tahun
Depan. Menurut rencana, acara
debat itu akan mengundang Harun
Yahya (Teolog Turki), Sheikh Yasir
Qadhi, (Ulama pendukung teori
evolusi), serta Ehab Abouheif dan
Fatimah Jackson (dua ilmuwan
biologi).
Pendiri Institute Deen, Adam Deen
mengatakan debat ini merupakan
kesempatan bagi dunia Islam untuk
memandang masalah itu dengan
mengedepankan dua hal penting,
yakni sains dan agama. “Selama ini,
seperti ada gerakan mafia
intelektual yang tidak mengizinkan
kebebasan berpikir,” kata dia
seperti dikutip the independent,
Senin (17/12).
Deen, yang menggambarkan dirinya
sebagai muslim konservatif,
menyatakan tidak seharusnya umat
Islam menghindari debat seperti
ini. Karena, pada dasarnya debat
ini mendorong pemikiran kritis
yang selanjutnya membuka tabir
misteri awal terciptanya kehidupan.
Amina Crashaw, mahasiswi muslim,
menilai acara debat ini merupakan
kesempatan baginya untuk
memahami apa yang dikatakan
dalam Alquran. “Memang bukan
fakta baru, tapi aku mendapatkan
kedalaman baru,” kata dia.
Pendiri Islamic Channel,
Mohammad Ali Harrath, menilai
perdebatan ini merupakan sebuah
kesalahan besar karena akan
membuat masalah evolusi menjadi
isu Muslim ketimbang masalah
antara kelompok atheis dan
kreasionis. Hal senada juga
diutarakan, Zeshan Sasjid.
Menurut dia, teori evolusi tidak
Islami. “Nabi Adam tidak memiliki
orang tua. Jadi, seharusnya umat
Islam tidak perlu percaya dengan
teori evolusi,” kata dia. (Republika)

Published with Blogger-droid v2.0.9

Tidak ada komentar:

Posting Komentar