[1] Di kala minoritas kaum
muslimin rapatkan barisan Isya, kau
dan kawanmu itu sibuk belanja
kembang api atau tertawa-tawa?
Itukah tingkah orang yang berharap
baik tahun depan? OMONG
KOSONG!
[2] Beberapa orang tua yang
sedang khusyu di Mushalla terkejap
dikagetkan bunyi petasan yang
keras. Itukah cerminan harapanmu
untuk tahun depan? OMONG
KOSONG!
[3] Kau mengaku beragama Islam;
kau mengaku bertuhan [yaitu Allah
Ta'ala]. Tapi ketika datang
panggilan menyembah, kau
abaikan. Itukah cerminan
harapanmu untuk tahun depan?
OMONG KOSONG!
[4] Kau cela pemerintah... kau cela
koruptor...kau cela penyebab
kemiskinan...kini kemana uangmu
terhambur? Kau adalah sampah
malam ini...sesampah anai
beterbangan sisa mercon dan
kembang api. Itukah harapanmu
tahun depan? OMONG KOSONG +
SAMPAH!!!! Lengkap sudah
kedunguannya:
Terompet = khas Yahudi Perayaan
Tahun Baru = khas Nasrani
Kembang Api = Kebanggaan Majusi
Kau tiup terompet [Yahudi] dan
pasang Kembang Api [Majusi] demi
merayakan tahun baru [Nasrani]
NAMUN ketika berkumandang
Adzan Isya [Islami] kau pura-pura
tuli. Kemungkinan besar shalat
Subuh esok pun terlalaikan. Oh,
Aku tak perlu bertanya apa
agamamu.
Lengkap sudah kedunguanmu
malam ini
Senin, 31 Desember 2012
Harapan untuk tahun depan? OMONG KOSONG!
Rusaknya negaraku
Rusaknya suatu negara diawali dengan rusaknya para pemuda bangsa itu sendiri, soekarno pernah berkata, "Seribu orang tua hanya dapat
bermimpi, satu orang pemuda
dapat mengubah dunia."
Dari kutipan diatas kita bisa lihat betapa cerdasnya soekarno,ia tau bahwa pemuda adalah penentu nasib dan pembawa takdir bagi suatu negara.
Pemuda adalah pemimpin bangsa ini di masa depan, tetapi mirisnya kita lihat pemuda masa sekarang, apa yang bisa kita andalkan dari mereka? Apa yang mampu kita harapkan dari mereka?
Pemuda sekarang lebih memikirkan pacar mereka daripada ibu mereka sendiri.
Kita bisa lihat ini di kehidupan nyata,trend sekarang ini secara perlahan menghancurkan budaya ramah tamah dan sopan santun,contohnya saja twitter,remaja sekarang menyalahgunakan media ini untuk mengikuti trend bodoh yang di bawa bangsa lain. Mereka lebih sibuk membaca dan membalas mention dari pada membantu ibu mereka atau belajar.
Jika keadaan ini terus berlangsung,mungkin 10 atau 20 tahun lagi bangsa ini bisa jadi negara tanpa budaya,moral dan akhlak.
Masih bagus jika tidak jadi negara miskin.
Anehnya zaman sekarang
Aneh ya,
Kalau ada lelaki nggak pacaran
dibilang homo
Kalau ada wanita nggak pacaran
dibilang lesbi
Sholat tepat waktu dibilang sok
alim
Minta do'a ibu dibilang anak mami
Gonta-ganti pasangan udah biasa
cerai menjadi tradisi
Yang berzina ngakunya khilaf
Yang pake narkoba ngakunya stres
Solusi HIV pake kondom
Nikah dini dibilang kampungan
Nggak punya BB dibilang ga gaul
Dengernya murottal quran dibilang
ga asyik
Ikut pengajian dibilang udah tua
Masuk rohis disebut teroris
Majlis ilmu sepi pengunjung
Konser musik berbau maksiat pada
gandrung
Infak 1000 berat, beli tiket konser
500rb berdesakan
Itulah potret negeri ini.
Semoga kita menjadi orang yang
tetap istiqomah dalam kebenaran!
Lebih aneh lagi...
Orang berduyun-duyun mengejar
titel
Padahal miskin ilmu dan
kebijaksanaan
Orang berstrategi untuk menipu
yang ditipu ga kalah banyaknya
Hebatnya..
Halal haram tak dihiraukan
Syubhat diembat
Wajib jarang dilakukan
Sunah ditinggalkan
Nggak korupsi dibilang sok suci
Nggak nyogok dibilang ga nyeni
Jabatan jadi kesempatan
Kekuasaan untuk melanggengkan
Kekayaan untuk pamer dan pemuas
keserakahan
rasa malu telah hilang, rasa
berdosa mulai sirna
Benarlah Rasulullah
mengisyaratkan,
Islam itu datang dalam keadaan
terasing, dan kembali dalam
keadaan asing.
Beruntunglah, engkau saudara-
saudariku yang terasing dalam
kebenaran.
Tetaplah di jalan perjuangan ini,
walau seperti memegang bara api.
Kebenaran pasti akan
dimenangkan_Nya.
Semoga Bermanfaat
Salam Santun Ukhuwah Karena_NYA
Jumat, 28 Desember 2012
Jokowi dan marhaenisme
Saya ingin mencoba membahas
kepada pemikiran yang
dikembangkan Soekarno yaitu
Marhaenisme, Ajaran ini
menggambarkan kehidupan rakyat
kecil. Seperti petani, buruh, kaum
miskin kota yang hidupnya selalu
dalam cengkraman orang orang
kaya dan penguasa. Seperti dalam
sajak Widji Thukul berikut ini :
Bunga dan Tembok
Seumpama bunga
Kami adalah bunga yang tak
Kau hendaki tumbuh
Engkau lebih suka membangun
Rumah dan merampas tanah
Seumpama bunga
Kami adalah bunga yang tak
Kau kehendaki adanya
Engkau lebih suka membangun
Jalan raya dan pagar besi
Seumpama bunga
Kami adalah bunga yang
Dirontokkan di bumi kami sendiri
Jika kami bunga
Engkau adalah tembok itu
Tapi di tubuh tembok itu
Telah kami sebar biji-biji
Suatu saat kami akan tumbuh
bersama
Dengan keyakinan: engkau harus
hancur!
Dalam keyakinan kami
Di manapun – tirani harus tumbang!
Widji Thukul, Solo - 1987
Marhaen konon adalah seorang
petani di daerah Soreang Kabupaten
Bandung. Waktu itu Soekarno muda
memang kuliah di Bandung, setelah
melihat Marhaen mungkin beliau
mulai berpikiran tentang
Marhaenisme ini.
Widji Thukul adalah seorang
penyair kelahiran Solo, anak dari
seorang tukang becak. Sebelum
menjadi buruh di sritex pernah
ngamen puisi dan juga jadi tukang
pelitur di pengrajin kayu. Sajak-
sajak Widji Thukul adalah suara-
suara kaum Marhaen yang selama
ini banyak dilupakan. Bahkan Widji
Thukul pada waktu itu bersama
Budiman Sudjatmiko ikut
menggawangi Partai Rakyat
Demokratik.
Marhaenisme sebetulnya adalah
landasan dasar Politik Soekarno
ketika membentuk PNI (Partai
Nasional Indonesia). Yang pada
masa sekarang Marhaenisme itu di
anut oleh PDI Perjuangan.
Saya tidak tahu jaman Pak Karno.
Tapi saya melihat Jokowi pada saat
inilah yang berhasil
mengejawantahkan Marhaenisme
dalam bahasa kerja, kerja dan
kerja.
Orang boleh bilang bahwa
kemiskinan di SOLO tinggi. Tapi
bagi Jokowi mereka inilah kaum-
kaum Marhaen yang harus di
“lindungi” bukan di campakkan.
Sebagai orang sekitar eks-
Karesidenan Surakarta pasti tahu
watak Solo seperti apa. Jangan
dipikir bahwa memindahkan PKL itu
perkara mudah [sudah 4 kali kantor
walikota dibakar oleh PKL yang
menolak dipindahkan]. Jangan
dipikir bahwa merenovasi 17 pasar
tradisional dan menolak Mall itu
perkara mudah. Jangan menganggap
bahwa membuat sistem kartu
pintar:platinum, gold, silver, kartu
sehat:gold, silver itu adalah perkara
mudah. dll dll. Jika anda
menganggap bahwa kerja Jokowi di
SOLO adalah sebuah kerja besar.
Maka anda akan memahami kenapa
pada pilihan periode II, 93%
masyarakat SOLO memilih JOKOWI
kembali.
SOLO mungkin memang kota biasa
dibandingkan JAKARTA. Tapi coba
tanya setiap tukang becak yang
anda temui di kota SOLO. Apa
komentar mereka tentang JOKOWI.
Masyarakat SOLO tidak rela jika
Jokowi nyalon di Jakarta malah
dicaci maki. SOLO selalu menanti
JOKOWI, menang atau kalah
JOKOWI tetap dihati.
Hidup di negri para "Sengkuni"
Saya akan bercerita tentang suatu negri,dimana pemimpinya adalah didikan para sengkuni.
Bagi yang belum tau apa itu sengkuni saya akan menceritakan sedikit tentang tokoh dalam pewayangan ini.
Sengkuni adalah
paman Kurawa yang
perwatakannya Boreh, Tanggap,
Climut, Mlenyak yang
menggambarkan sifat-sifat
Sengkuni yang tangkas
(trengginas ), pandai bicara
(pinter micara ), buruk hati ( ala
atine), dengki, jahil methakil ,
dan licik. Ia bukan saja ahli dalam
siasat dan tata pemerintahan
serta ketatanegaraan, tetapi juga
mahir dalam olah keprajuritan. Di
dalam pedhalangan sering disebut
Sengkuni. Di Purwacarita dikenal
dengan sebutan Trigantalpati.
Tetapi di Pustakaraja disebut Arya
Suman. Nah sekarang anda sudah tau siapa itu sengkuni. Dan sesuai judul diatas saya akan membahas kenapa kita bisa "Hidup di negri para Sengkuni ".
Kita lihat saja di televisi banyak sekali "sengkuni-sengkuni" dalam wujud wakil rakyat yang sama sekali "tidak merakyat" ,meludahi amanat rakyat dan berlari dari tanggung jawab, mau ikut rapat di dewan perwakilan para sengkuni kalau ada kepentingan buat partainya sendiri yang juga "pabriknya" para sengkuni dan kalau diliput media saja,ini baru sengkuni - sengkuni kecil.
Kalau mau liat sengkuni yang lebih besar lagi datanglah ke istana para sengkuni. Kita bisa lihat banyak sengkuni dalam wujud menteri-menteri yang ngunyah duit rakyat di negri para sengkuni tentunya.
Pertanyaan saya,mampukah para sengkuni -sengkuni ini dimusnahkan dalam pemerintahan? Apakah akan ada sesosok arjuna yang datang membasmi mereka tanpa ampun, kita lihat saja nanti.
Kamis, 27 Desember 2012
Fakta ilmiah tentang kucing
DALAM perkembangan peradaban
Islam, kucing hadir sebagai teman
sejati dalam setiap nafas dan gerak
geliat perkembangan Islam.
Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi
Muhammad SAW memiliki seekor
kucing yang diberi nama Mueeza.
Suatu saat, dikala Nabi hendak
mengambil jubahnya, di temuinya
Mueeza sedang terlelap tidur
dengan santai diatas jubahnya. Tak
ingin mengganggu hewan
kesayangannya itu, Nabi pun
memotong belahan lengan yang
ditiduri Mueeza dari jubahnya.
Ketika Nabi kembali ke rumah,
Muezza terbangun dan merunduk
sujud kepada majikannya. Sebagai
balasan, Nabi menyatakan kasih
sayangnya dengan mengelus lembut
ke badan mungil kucing itu
sebanyak 3 kali.
Dalam aktivitas lain, setiap kali
Nabi menerima tamu di rumahnya,
nabi selalu menggendong mueeza
dan di taruh dipahanya. Salah satu
sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah
ia selalu mengeong ketika
mendengar adzan, dan seolah-olah
suaranya terdengar seperti
mengikuti lantunan suara adzan.
Kepada para sahabatnya, Nabi
berpesan untuk menyayangi kucing
peliharaan, layaknya menyanyangi
keluarga sendiri.
Hukuman bagi mereka yang
menyakiti hewan lucu ini sangatlah
serius, dalam sebuah hadist shahih
Al Bukhari, dikisahkan tentang
seorang wanita yang tidak pernah
memberi makan kucingnya, dan
tidak pula melepas kucingnya untuk
mencari makan sendiri, Nabi
Muhammad SAW pun menjelaskan
bahwa hukuman bagi wanita ini
adalah siksa neraka.
Dari Ibnu Umar ra bahwa
rasulullah saw bersabda,
”Seorang wanita dimasukkan
kedalam neraka karena seekor
kucing yang dia ikat dan tidak
diberikan makan bahkan tidak
diperkenankan makan binatang-
binatang kecil yang ada
dilantai.” (HR. Bukhari)
Nabi menekankan di beberapa hadis
bahwa kucing itu tidak najis.
Bahkan diperbolehkan untuk
berwudhu menggunakan air bekas
minum kucing karena dianggap
suci.
Kenapa Rasulullah Saw yang buta
baca-tulis, berani mengatakan
bahwa kucing suci, tidak najis?
Lalu, bagaimana Nabi mengetahui
kalau pada badan kucing tidak
terdapat najis?
Keistimewaan dari Kucing
Fakta Ilmiah 1 :
Pada kulit kucing terdapat otot
yang berfungsi untuk menolak telur
bakteri. Otot kucing itu juga dapat
menyesuaikan dengan sentuhan
otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi
oleh berbagai benjolan kecil yang
runcing, benjolan ini bengkok
mengerucut seperti kikir atau
gergaji. Bentuk ini sangat berguna
untuk membersihkan kulit. Ketika
kucing minum,tidak ada setetes
pun cairan yang jatuh dari
lidahnya.
Sedangkan lidah kucing sendiri
merupakan alat pembersih yang
paling canggih, permukaannya yang
kasar bisa membuang bulu-bulu
mati dan membersihkan bulu-bulu
yang tersisa di badannya.
Fakta Ilmiah 2 :
Telah dilakukan berbagai penelitian
terhadap kucing dan berbagai
perbedaan usia, perbedaan posisi
kulit, punggung, bagian dalam
telapak kaki, pelindung mulut, dan
ekor.
Pada bagian-bagian tersebut
dilakukan pengambilan sample
dengan usapan. Di samping itu,
dilakukan juga penanaman kuman
pada bagian-bagian khusus. Terus
diambil juga cairan khusus yang
ada pada dinding dalam mulut dan
lidahnya.
Hasil yang didapatkan adalah:
Hasil yang diambil dari kulit luar
tenyata negatif berkuman,
meskipun dilakukan berulang-ulang.
Perbandingan yang ditanamkan
kuman memberikan hasil negatif
sekitar 80% jika dilihat dari cairan
yang diambil dari dinding mulut.
Cairan yang diambil dari
permukaan lidah juga memberikan
hasil negatif berkuman.
Sekalinya ada kuman yang
ditemukan saat proses penelitian,
kuman itu masuk kelompok kuman
yang dianggap sebagai kuman biasa
yang berkembang pada tubuh
manusia dalam jumlah yang
terbatas seperti, enterobacter,
streptococcus, dan taphylococcus.
Jumlahnya kurang dan 50 ribu
pertumbuhan.
Tidak ditemukan kelompok kuman
yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat
dipercaya dan hasil penelitian
laboratorium menyimpulkan bahwa
kucing tidak memiliki kuman dan
mikroba. Liurnya bersih dan
membersihkan.
Komentar Para Dokter Peneliti
Menurut Dr. George Maqshud,
ketua laboratorium di Rumah Sakit
Hewan Baitharah, jarang sekali
ditemukan adanya kuman pada
lidah kucing.
Jika kuman itu ada, maka kucing itu
akan sakit.
Dr. Gen Gustafsirl menemukan
bahwa kuman yang paling banyak
terdapat pada anjing, manusia 1/4
anjing, kucing 1/2 manusia.
Dokter hewan di rumah sakit
hewan Damaskus, Sa’id Rafah
menegaskan bahwa kucing memiliki
perangkat pembersih yang bemama
lysozyme.
Kucing tidak suka air karena air
merupakan tempat yang sangat
subur untuk pertumbuhan bakteri,
terlebih pada genangan air
(lumpur, genangan hujan, dll)
Kucing juga sangat menjaga
kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia
tidak banyak berjemur dan tidak
dekat-dekat dengan air.
Tujuannya agar bakteri tidak
berpindah kepadanya. Inilah yang
menjadi faktor tidak adanya kuman
pada tubuh kucing.
Fakta Ilmiah 3 :
Dan hasil penelitian kedokteran dan
percobaan yang telah di lakukan di
laboratorium hewan, ditemukan
bahwa badan kucing bersih secara
keseluruhan. Ia lebih bersih dari
manusia.
Fakta Ilmiah Tambahan :
Zaman dahulu kucing dipakai untuk
terapi. Dengkuran kucing yang
50Hz baik buat kesehatan selain itu
mengelus kucing juga bisa
menurunkan tingkat stress.
Sisa makanan kucing hukumnya
suci
Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik
menceritakan bahwa Abu Qatadah,
mertua Kabsyah, masuk ke
rumahnya lalu ia menuangkan air
untuk wudhu. Pada saat itu, datang
seekor kucing yang ingin minum.
Lantas ia menuangkan air di bejana
sampai kucing itu minum.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.”
Abu Qatadah berkata, “Apakah
kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.”
Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa
Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing
itu tidak najis. Ia binatang yang
suka berkeliling di rumah (binatang
rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-
Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu
Majah).
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan,
dan Anas yang menceritakan bahwa
Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu
daerah di Madinah. Lalu, beliau
berkata,
“Ya Anas, tuangkan air wudhu
untukku ke dalam bejana.” Lalu,
Anas menuangkan air. Ketika sudah
selesai, Nabi menuju bejana.
Namun, seekor kucing datang dan
menjilati bejana. Melihat itu, Nabi
berhenti sampai kucing tersebut
berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian
tersebut, beliau menjawab, “Ya
Anas, kucing termasuk perhiasan
rumah tangga, ia tidak dikotori
sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih
At-Tammar dan ibunya yang
menerangkan bahwa budaknya
memberikan Aisyah semangkuk
bubur. Namun, ketika ia sampai di
rumah Aisyah, tenyata Aisyah
sedang shalat. Lalu, ia memberikan
isyarat untuk menaruhnya.
Sayangnya, setelah Aisyah
menyelesaikan shalat, ia lupa ada
bubur.
Datanglah seekor kucing, lalu
memakan sedikit bubur tersebut.
Ketika ia melihat bubur tersebut
dimakan kucing, Aisyah lalu
membersihkan bagian yang
disentuh kucing, dan Aisyah
memakannya.
Rasulullah Saw bersabda,
“Ia tidak najis. Ia binatang yang
berkeliling.” Aisyah pernah melihat
Rasulullah Saw berwudhu dari sisa
jilatan kucing.” (H.R AlBaihaqi, Abd
Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).
Hadis ini diriwayatkan Malik,
Ahmad, dan imam hadits yang lain.
Oleh karena itu, kucing adalah
binatang, yang badan, keringat,
bekas dari sisa makanannya adalah
suci, Liurnya bersih dan
membersihkan, serta hidupnya
lebih bersih daripada manusia.
Mungkin ini pula-lah mengapa
Rasulullah SAW sangat sayang
kepada Muezza, kucing
kesayangannya.
santa clause economis "santanomic"
Selasa, 25 Desember 2012
Soekarno itu Sakti
Soekarno memang karismatik dan
pintar, namun faktor utama
mengapa ia sangat disegani di dunia
bukanlah semata karena itu.
Ada sekian banyak pemimpin pintar
dan karismatik di dunia kala itu,
namun tak serta merta
mendapatkan penerimaan yang
istimewa seperti Soekarno.
Salah satu faktor utama mengapa ia
sangat disegani adalah karena ia
dengan sekuat upaya memproteksi
Indonesia dari intervensi
pengelolaan pihak asing terhadap
kekayaan bumi Indonesia.
Para pihak asing yang ingin
"meminang" ibu pertiwi yang kala
itu "masih perawan", menghadapi
Soekarno bagaikan menghadapi
calon mertua yang tegas dan sulit
kompromi.
Mereka memasang muka seramah
mungkin dan bersikap sehormat
mungkin dalam rangka mencari
simpati Soekarno; segala hal
ditawarkan, dari mulai bingkisan,
oleh-oleh, bahkan mungkin cheque,
deposito dan lifetime saving -
semuanya adalah untuk mencari
simpatik agar Soekarno
mengijinkan mereka mengawini ibu
pertiwi dan menggagahi
keperawanannya bahkan
kehormatannya. (Terutama) Negara-
negara kapitalis tahu betul, seperti
juga Soekarno yang sangat tahu,
TST lah pokoknya; Indonesia
memiliki kekayaan yang luarbiasa,
yang jauh daripada yang umum
ketahui dan bayangkan.
Bahkan jauh lebih kaya daripada
yang pernah dibayangkan manusia.
Beberapa orang mencemooh
pembangunan Stadion dan Monas
(emas) saat itu sebagai pemborosan
biaya Negara; Soekarno tahu,
Indonesia, jika dikelola dengan
benar, bisa membuat ratusan
Monas dan puluhan stadion lainnya
tanpa harus khawatir membuat
pengurangan yang berarti terhadap
kekayaan Negara.
Dengan segala cara, akhirnya
mereka menemukan jalan:
menggunakan kekuatan dalam
untuk menghancurkan posisi
Soekarno. Singkat kata, mereka
berhasil menggunakan Soeharto
untuk mendongkel Soekarno dari
tongkat kekuasaan.
Cara ini membuka jalan yang lebar
bagi mereka untuk mulai
menggagahi ibu pertiwi sedikit
demi sedikit namun sangat
sistematis. Ibu pertiwi tidak lagi
berada pada tangan perwalian yang
ekstra protektif seperti Soekarno.
Wali pertiwi setelah Soekarno,
beserta para kroni-kroninya
sungguh tergila-gila akan berbagai
macam insentif yang diberikan
pihak asing untuk dapat mengawini
ibu pertiwi dan mengekspoitirnya.
Mulai sejak saat itu, tak ada lagi
respek dan segan yang dulu kita
dapatkan.
Tak ada urgensinya mereka
bersikap sopan dan ramah lagi
terhadap “mertua yang anaknya
sudah mereka eksploitasi
kecantikan dan keperawanannya”.
Bahkan mertuanya pun makin lama
juga makin tak berdaya. Saat ini
kita memang memiliki tanah,
namun bukan kandungan
kekayaannya. Memiliki air, namun
bukan profitnya (ingat Danone –
Aqua, dan Thames –PAM; juga
pencurian ikan dll. di lautan), serta
dan hutan. Bahkan angkasapun
sepertinya kita sudah tak memiliki
otoritas terhadapnya.
Rakyat jelata sekarang sudah
dipilah oleh bilah etalase terhadap
kekayaan negaranya sendiri. Jika
Negara ini adalah sapi yang sehat
dan gemuk, rakyat hanyalah kutu
kecil di kulit badannya. Sebagian
banyak dari kita hanyalah
mengontrak di rumah orang tua
sendiri. Presiden-presiden
selanjutnya sudah tidak bisa
berbuat banyak.
Kekuatan asing di Negara kita,
secara politik-ekonomis, sudah
terlalu mengakar kuat. Kita hanya
memiliki body-nya, mesin dan
sistemnya sudah terkendalikan
secara remote dari luar. Kita hanya
ribet berkutat pada persoalan-
persoalan superficial dan non-
esensial.
Patung bekasi, lah, haram
rebonding lah, Ariel-Luna, lah, dll.
Kita sudah lama mengalami
pengebirian otak dan hati. Kita
sudah nyaris lupa jati diri dan
esensi berbangsa dan bernegara.
Kita sudah menjadi spesies manusia
baru; DNA yang mengandung unsur
“eling”-nya sudah dimodifikasi oleh
berbagai faktor eksternal yang
berkepentingan.
Soekarno “sakti” karena paling
tidak satu hal: Ia memegang
amanat leluhur Nusantara dengan
segala daya dan upaya untuk
menjaga, melindungi dan
memajukan bangsa dan negaranya.
Minggu, 23 Desember 2012
Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika
Ada seorang pemuda arab yang
baru saja me-nyelesaikan bangku
kuliahnya di Amerika. Pemuda ini
adalah salah seorang yang diberi
nikmat oleh Allah berupa
pendidikan agama Islam bahkan ia
mampu mendalaminya. Selain
belajar, ia juga seorang juru
dakwah Islam. Ketika berada di
Amerika, ia berkenalan dengan
salah seorang Nasrani. Hubungan
mere-ka semakin akrab, dengan
harapan semoga Allah
Subhanahuwata’ala memberinya
hidayah masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua
berjalan-jalan di sebuah
perkampungan di Amerika dan
melintas di dekat sebuah gereja
yang terdapat di kampung
tersebut. Temannya itu meminta
agar ia turut masuk ke dalam
gereja. Semula ia berkeberatan.
Namun karena ia terus mendesak
akhirnya pemuda itupun memenuhi
permintaannya lalu ikut masuk ke
dalam gereja dan duduk di salah
satu bangku dengan hening,
sebagaimana kebiasaan mereka.
Ketika pendeta masuk, mereka
serentak berdiri untuk memberikan
penghor-matan lantas kembali
duduk.
Di saat itu si pendeta agak
terbelalak ketika melihat kepada
para hadirin dan berkata, “Di
tengah kita ada seorang muslim.
Aku harap ia keluar dari sini.”
Pemuda arab itu tidak bergeming
dari tempatnya. Pendeta tersebut
mengucapkan perkataan itu
berkali-kali, namun ia tetap tidak
bergeming dari tempatnya. Hingga
akhirnya pendeta itu berkata, “Aku
minta ia keluar dari sini dan aku
menjamin keselamatannya.”
Barulah pemuda ini beranjak
keluar.
Di ambang pintu ia bertanya kepada
sang pendeta, “Bagaimana anda
tahu bahwa saya seorang muslim.”
Pendeta itu menjawab, “Dari tanda
yang terdapat di wajahmu.”
Kemudian ia beranjak hendak
keluar. Namun sang pendeta ingin
memanfaatkan keberadaan pemuda
ini, yaitu dengan mengajukan
beberapa pertanyaan, tujuannya
untuk memojokkan pemuda
tersebut dan sekaligus
mengokohkan markasnya. Pemuda
muslim itupun menerima tantangan
debat tersebut.
Sang pendeta berkata, “Aku akan
mengajukan kepada anda 22
pertanyaan dan anda harus
menjawabnya dengan tepat.”
Si pemuda tersenyum dan berkata,
“Silahkan!
Sang pendeta pun mulai bertanya,
“Sebutkan satu yang tiada duanya,
dua yang tiada tiganya, tiga yang
tiada empatnya, empat yang tiada
limanya, lima yang tiada enamnya,
enam yang tiada tujuhnya, tujuh
yang tiada delapannya, delapan
yang tiada sembilannya, sembilan
yang tiada sepuluhnya, sesuatu
yang tidak lebih dari sepuluh,
sebelas yang tiada dua belasnya,
dua belas yang tiada tiga belasnya,
tiga belas yang tiada empat
belasnya. Sebutkan sesuatu yang
dapat bernafas namun tidak
mempunyai ruh! Apa yang
dimaksud dengan kuburan berjalan
membawa isinya? Siapakah yang
berdusta namun masuk ke dalam
surga? Sebutkan sesuatu yang
diciptakan Allah namun Dia tidak
menyukainya? Sebutkan sesuatu
yang diciptakan Allah dengan tanpa
ayah dan ibu! Siapakah yang
tercipta dari api, siapakah yang
diadzab dengan api dan siapakah
yang terpelihara dari api? Siapakah
yang tercipta dari batu, siapakah
yang diadzab dengan batu dan
siapakah yang terpelihara dari
batu? Sebutkan sesuatu yang
diciptakan Allah dan dianggap
besar! Pohon apakah yang
mempunyai 12 ranting, setiap
ranting mempunyai 30 daun, setiap
daun mempunyai 5 buah, 3 di
bawah naungan dan dua di bawah
sinaran matahari?”
Mendengar pertanyaan tersebut
pemuda itu tersenyum dengan
senyuman mengandung keyakinan
kepada Allah. Setelah membaca
basmalah ia berkata,
-Satu yang tiada duanya ialah Allah
Subhanahuwata’ala.
-Dua yang tiada tiganya ialah
malam dan siang. Allah
Subhanahuwata’ala berfirman,
“Dan Kami jadikan malam dan siang
sebagai dua tanda (kebesaran kami)
.” (Al-Isra’: 12).
-Tiga yang tiada empatnya adalah
kekhilafan yang dilakukan Nabi
Musa ketika Khidir
menenggelamkan sampan,
membunuh seorang anak kecil dan
ketika menegakkan kembali dinding
yang hampir roboh.
-Empat yang tiada limanya adalah
Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.
-Lima yang tiada enamnya ialah
shalat lima waktu.
-Enam yang tiada tujuhnya ialah
jumlah hari ketika Allah
Subhanahuwata’ala menciptakan
makhluk.
-Tujuh yang tiada delapannya ialah
langit yang tujuh lapis. Allah
Subhanahuwata’ala berfirman,
“Yang telah menciptakan tujuh
langit berlapis-lapis. Kamu sekali-
kali tidak melihat pada ciptaan
Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu
yang tidak seimbang.” (Al-Mulk: 3).
-Delapan yang tiada sembilannya
ialah malaikat pemikul Arsy ar-
Rahman. Allah Subhanahuwata’ala
berfirman,
”Dan malaikat-malaikat berada di
penjuru-penjuru langit. Dan pada
hari itu delapan orang malaikat
menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas
(kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).
-Sembilan yang tiada sepuluhnya
adalah mu’jizat yang diberikan
kepada Nabi Musa ‘alaihissalam :
tongkat, tangan yang bercahaya,
angin topan, musim paceklik, katak,
darah, kutu dan belalang.*
-Sesuatu yang tidak lebih dari
sepuluh ialah kebaikan. Allah
Subhanahuwata’ala berfirman,
“Barangsiapa yang berbuat
kebaikan maka untuknya sepuluh
kali lipat.” (Al-An’am: 160).
-Sebelas yang tiada dua belasnya
ialah jumlah saudara-saudara Yusuf
‘alaihissalam
-Dua belas yang tiada tiga belasnya
ialah mu’jizat Nabi Musa
‘alaihissalam yang terdapat dalam
firman Allah,
“Dan (ingatlah) ketika Musa
memohon air untuk kaumnya, lalu
Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu
dengan tongkatmu.’ Lalu
memancarlah daripadanya dua
belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).
-Tiga belas yang tiada empat
belasnya ialah jumlah saudara
Yusuf ditambah dengan ayah dan
ibunya.
-Adapun sesuatu yang bernafas
namun tidak mempunyai ruh
adalah waktu Shubuh. Allah
Subhanahuwata’ala berfirman,
“Dan waktu subuh apabila fajarnya
mulai menyingsing.” (At-Takwir: 18)
.
-Kuburan yang membawa isinya
adalah ikan yang menelan Nabi
Yunus ‘alaihissalam.
-Mereka yang berdusta namun
masuk ke dalam surga adalah
saudara-saudara Yusuf
‘alaihissalam, yakni ketika mereka
berkata kepada ayahnya, “Wahai
ayah kami, sesungguhnya kami
pergi berlomba-lomba dan kami
tinggalkan Yusuf di dekat barang-
barang kami, lalu dia dimakan
serigala.” Setelah kedustaan
terungkap, Yusuf berkata kepada
mereka, ” tak ada cercaaan
terhadap kalian.” Dan ayah mereka
Ya’qub berkata, “Aku akan
memohonkan ampun bagimu
kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-
lah Yang Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang.”
-Sesuatu yang diciptakan Allah
namun tidak Dia sukai adalah suara
keledai. Allah Suhanahuwata’ala
berfirman,
“Sesungguhnya sejelek-jelek suara
adalah suara keledai.” (Luqman: 19)
.
-Makhluk yang diciptakan Allah
tanpa bapak dan ibu adalah Nabi
Adam, malaikat, unta Nabi Shalih
dan kambing Nabi Ibrahim.
-Makhluk yang diciptakan dari api
adalah Iblis, yang diadzab dengan
api ialah Abu Jahal dan yang
terpelihara dari api adalah Nabi
Ibrahim. Allah subhanahuwata’ala
berfirman, “Wahai api dinginlah
dan selamatkan Ibrahim.” (Al-
Anbiya’: 69).
-Makhluk yang terbuat dari batu
adalah unta Nabi Shalih, yang
diadzab dengan batu adalah tentara
bergajah dan yang terpelihara dari
batu adalah Ash-habul Kahfi
(penghuni gua).
-Sesuatu yang diciptakan Allah dan
dianggap perkara besar adalah tipu
daya wanita, sebagaimana firman
Allah subhanahuwata’ala,
”Sesungguhnya tipu daya kaum
wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf:
28).
-Adapun pohon yang memiliki 12
ranting setiap ranting mempunyai
30 daun, setiap daun mempunyai 5
buah, 3 di bawah teduhan dan dua
di bawah sinaran matahari
maknanya: Pohon adalah tahun,
ranting adalah bulan, daun adalah
hari dan buahnya adalah shalat
yang lima waktu, tiga dikerjakan di
malam hari dan dua di siang hari.
Pendeta dan para hadirin merasa
takjub mendengar jawaban pemuda
muslim tersebut. Kemudian ia
pamit dan beranjak hendak pergi.
Namun ia mengurungkan niatnya
dan meminta kepada pendeta agar
menjawab satu pertanyaan saja.
Permintaan ini disetujui oleh sang
pendeta. Pemuda ini berkata,
“Apakah kunci surga itu?”
mendengar pertanyaan itu lidah
sang pendeta menjadi kelu, hatinya
diselimuti keraguan dan rona
wajahnya pun berubah. Ia berusaha
menyembunyikan kekhawatirannya,
namun hasilnya nihil. Orang-orang
yang hadir di gereja itu terus
mendesaknya agar menjawab
pertanyaan tersebut, namun ia
berusaha mengelak.
Mereka berkata, “Anda telah
melontarkan 22 pertanyaan
kepadanya dan semuanya ia jawab,
sementara ia hanya memberimu
satu pertanyaan namun anda tidak
mampu menjawabnya!” Pendeta
tersebut berkata, “Sungguh aku
mengetahui jawaban dari
pertanyaan tersebut, namun aku
takut kalian marah.” Mereka
menjawab, “Kami akan jamin
keselamatan anda.” Sang pendeta
pun berkata, “Jawabannya ialah:
Asyhadu an La Ilaha Illallah wa
anna Muhammadar Rasulullah.”
Lantas sang pendeta dan orang-
orang yang hadir di gereja itu
memeluk agama Islam. Sungguh
Allah telah menganugrahkan
kebaikan dan menjaga mereka
dengan Islam melalui tangan
seorang pemuda muslim yang
bertakwa.**
Kisah nyata ini diambil dari
Mausu’ah al-Qishash al-Waqi’ah
melalui internet,
Sabtu, 22 Desember 2012
Jumat, 21 Desember 2012
pentingkah merayakan hari ibu
Hari ini tanggal 22 desember yang katanya adalah hari ibu. Apakah anda tidak merasa ada sesuatu yang ganjil dari perayaan ini? , di hari ibu orang-orang mengkhususkan hari itu untuk memperlakukan ibu mereka dengan spesial. Pertanyaanya, mengapa hanya satu hari saja mereka menganggap ibu mereka istimewa,berarti selama ini mereka memberi ibu mereka perlakuan yang buruk. Sekarang di banyak jejaring sosial sedang hangat hangatnya memberi pujian pada ibu mereka, mengapa tidak setiap hari mereka memberi pujian dan terima kasih kepada ibu mereka,seharusnya hari ibu itu tidak ada karena ungkapan ini tidak sesuai dengan "kasih ibu sepanjang masa" .
Bukanya saya durhaka tidak memberi hari yang spesial untuk beliau, karena saya selalu bersikap yang terbaik kepada beliau setiap hari, karena satu hari itu tidak cukup dan tidak akan bisa dianggap spesial, jadi sayangilah,rawatlah,jagalah dan cintailah ibu kalian setiap hari dan berusaha menjadi lebih baik seterusnya.
Alasan Haram bagi muslim mengucapkan selamat natal
Mungkin tidak lama lagi, akan
terdengar, akan terpampang tulisan
yang dibaca “ Merry Christmas”,
atau yang artinya Selamat Hari
Natal. Dan biasanya, momen ini
disandingkan dengan ucapan
Selamat Tahun Baru.
Sebagian orang menganggap ucapan
semacam itu tidaklah bermasalah,
apalagi yang yang berpendapat
demikian adalah mereka orang-
orang kafir. Namun hal ini menjadi
masalah yang besar, ketika seorang
muslim mengucapakan ucapan
selamat terhadap perayaan orang-
orang kafir.
Dan ada juga sebagian di antara
kaum muslimin, berpendapat
nyeleneh sebagaimana pendapatnya
orang-orang kafir. Dengan alasan
toleransi dalam beragama!?
Toleransi beragama bukanlah
seperti kesabaran yang tidak ada
batasnya. Namun toleransi
beragama dijunjung tinggi oleh
syari’at, asal di dalamnya tidak
terdapat penyelisihan syari’at.
Bentuk toleransi bisa juga
bentuknya adalah membiarkan saja
mereka berhari raya tanpa turut
serta dalam acara mereka,
termasuk tidak perlu ada ucapan
selamat.
Islam mengajarkan kemuliaan dan
akhlak-akhlak terpuji. Tidak hanya
perlakuan baik terhadap sesama
muslim, namun juga kepada orang
kafir. Bahkan seorang muslim
dianjurkan berbuat baik kepada
orang-orang kafir, selama orang-
orang kafir tidak memerangi kaum
muslimin.
Allah Ta’ala berfirman,
ﻻ ُﻢُﻛﺎَﻬْﻨَﻳ ُﻪَّﻠﻟﺍ ِﻦَﻋ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ْﻢَﻟ
ْﻢُﻛﻮُﻠِﺗﺎَﻘُﻳ ﻲِﻓ ِﻦﻳِّﺪﻟﺍ ْﻢَﻟَﻭ ﻢُﻛﻮُﺟِﺮْﺨُﻳ
ﻦِّﻣ ْﻢُﻛِﺭﺎَﻳِﺩ ْﻢُﻫﻭُّﺮَﺒَﺗ ﻥَﺃ ﺍﻮُﻄِﺴْﻘُﺗَﻭ
ْﻢِﻬْﻴَﻟِﺇ َّﻥِﺇ ُّﺐِﺤُﻳ َﻪَّﻠﻟﺍ َﻦﻴِﻄِﺴْﻘُﻤْﻟﺍ
“Allah tiada melarang kamu
untuk berbuat baik dan berlaku
adil terhadap orang-orang yang
tiada memerangimu karena
agama dan tidak (pula) mengusir
kamu dari negerimu.
Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang berlaku
adil.” (QS. Al Mumtahanah: 8)
Namun hal ini dimanfaatkan oleh
sebagian orang untuk
menggeneralisir sikap baik yang
harus dilakukan oleh seorang
muslim kepada orang-orang kafir.
Sebagian orang menganggap bahwa
mengucapkan ucapan selamat hari
natal adalah suatu bentuk
perbuatan baik kepada orang-orang
nashrani. Namun patut dibedakan
antara berbuat baik (ihsan) kepada
orang kafir dengan bersikap loyal
(wala) kepada orang kafir.
Alasan Terlarangnya Ucapan
Selamat Natal
1- Bukanlah perayaan kaum
muslimin
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
telah menjelaskan bahwa perayaan
bagi kaum muslimin hanya ada 2,
yaitu hari ‘Idul fitri dan hari ‘Idul
Adha.
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu
berkata : “Ketika Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam datang ke
Madinah, penduduk Madinah
memiliki dua hari raya untuk
bersenang-senang dan bermain-
main di masa jahiliyah. Maka beliau
berkata : Aku datang kepada kalian
dan kalian mempunyai dua hari
raya di masa Jahiliyah yang kalian
isi dengan bermain-main. Allah
telah mengganti keduanya dengan
yang lebih baik bagi kalian, yaitu
hari raya kurban (‘Idul Adha) dan
hari raya ‘Idul Fitri” (HR. Ahmad,
shahih).
Sebagai muslim yang ta’at,
cukuplah petunjuk Nabi -shallallahu
‘alaihi wa sallam- menjadi sebaik-
baik petunjuk.
2- Menyetujui kekufuran orang-
orang yang merayakan natal
Ketika ketika mengucapkan selamat
atas sesuatu, pada hakekatnya kita
memberikan suatu ucapan
penghargaan. Misalnya ucapan
selamat kepada teman yang telah
lulus dari kuliahnya saat di wisuda.
Nah,begitu juga dengan seorang
yang muslim mengucapkan selamat
natal kepada seorang nashrani.
Seakan-akan orang yang
mengucapkannya, menyematkan
kalimat setuju akan kekufuran
mereka. Karena mereka
menganggap bahwa hari natal
adalah hari kelahiran tuhan
mereka, yaitu Nabi ‘Isa ‘alaihish
shalatu wa sallam. Dan mereka
menganggap bahwa Nabi ‘Isa
adalah tuhan mereka. Bukankah hal
ini adalah kekufuran yang sangat
jelas dan nyata?
Padahal Allah Ta’ala telah
berfirman,
ْﻢُﻜَﻟ ْﻢُﻜُﻨﻳِﺩ ِﻦﻳِﺩ َﻲِﻟَﻭ
“Bagimu agamamu, bagiku
agamaku .” (QS. Al-Kafirun: 6).
3- Merupakan sikap loyal (wala)
yang keliru
Loyal (wala) tidaklah sama dengan
berbuat baik (ihsan). Wala memiliki
arti loyal, menolong, atau
memuliakan orang kita cintai,
sehingga apabila kita wala terhadap
seseorang, akan tumbuh rasa cinta
kepada orang tersebut. Oleh karena
itu, para kekasih Allah juga disebut
dengan wali-wali Allah.
Ketika kita mengucapkan selamat
natal, hal itu dapat menumbuhkan
rasa cinta kita perlahan-lahan
kepada mereka. Mungkin sebagian
kita mengingkari, yang diucapkan
hanya sekedar di lisan saja. Padahal
seorang muslim diperintahkan
untuk mengingkari sesembahan-
sesembahan oarang kafir.
Allah Ta’ala berfirman,
ْﺪَﻗ ْﺖَﻧﺎَﻛ ْﻢُﻜَﻟ ٌﺓَﻮْﺳُﺃ ٌﺔَﻨَﺴَﺣ ﻲِﻓ
َﻢﻴِﻫﺍَﺮْﺑِﺇ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍَﻭ ُﻪَﻌَﻣ ْﺫِﺇ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ
ْﻢِﻬِﻣْﻮَﻘِﻟ ﺎَّﻧِﺇ ﺀﺍَﺮُﺑ ْﻢُﻜﻨِﻣ ﺎَّﻤِﻣَﻭ
َﻥﻭُﺪُﺒْﻌَﺗ ﻦِﻣ ِﻥﻭُﺩ ِﻪَّﻠﻟﺍ ﺎَﻧْﺮَﻔَﻛ ْﻢُﻜِﺑ
ﺍَﺪَﺑَﻭ ﺎَﻨَﻨْﻴَﺑ ُﺓَﻭﺍَﺪَﻌْﻟﺍ ُﻢُﻜَﻨْﻴَﺑَﻭ
ﺀﺎَﻀْﻐَﺒْﻟﺍَﻭ ًﺍﺪَﺑَﺃ ﻰَّﺘَﺣ ﺍﻮُﻨِﻣْﺆُﺗ ِﻪَّﻠﻟﺎِﺑ
ُﻩَﺪْﺣَﻭ
“Sesungguhnya telah ada suri
tauladan yang baik bagimu pada
Ibrahim dan orang-orang yang
bersama dengan dia; ketika
mereka berkata kepada kaum
mereka: “Sesungguhnya kami
berlepas diri daripada kamu dari
daripada apa yang kamu sembah
selain Allah, kami ingkari
(kekafiran) mu dan telah nyata
antara kami dan kamu
permusuhan dan kebencian buat
selama-lamanya sampai kamu
beriman kepada Allah saja.” (Qs.
Al Mumtahanah: 4)
4- Nabi melarang mendahului
ucapan salam
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
َﻻ ﺍﻭُﺀَﺪْﺒَﺗ َﺩﻮُﻬَﻴْﻟﺍ ﻯَﺭﺎَﺼَّﻨﻟﺍ َﻻَﻭ
ِﻡَﻼَّﺴﻟﺎِﺑ
“Janganlah kalian mendahului
Yahudi dan Nashara dalam salam
(ucapan selamat). ” (HR. Muslim
no. 2167). Ucapan selamat natal
termasuk di dalam larangan hadits
ini.
5- Menyerupai orang kafir
Tidak samar lagi, bahwa sebagian
kaum muslimin turut berpartisipasi
dalam perayaan natal. Lihat saja
ketika di pasar-pasar, di jalan-jalan,
dan pusat perbelanjaan. Sebagian
dari kaum muslimin ada yang
berpakaian dengan pakaian khas
perayaan natal. Padahal Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam telah
melarang kaum muslimin untuk
menyerupai kaum kafir.
ْﻦَﻣ َﻪَّﺒَﺸَﺗ َﻮُﻬَﻓ ٍﻡْﻮَﻘِﺑ ْﻢُﻬْﻨِﻣ
“Barangsiapa yang menyerupai
suatu kaum, maka dia termasuk
bagian dari mereka .” (HR. Ahmad
dan Abu Dawud)
Pembicaraan Kelahiran Isa
dalam Al Qur’an
Bacalah kutipan ayat di bawah ini.
Allah Ta’ala berfirman,
ُﻪْﺘَﻠَﻤَﺤَﻓ ْﺕَﺬَﺒَﺘْﻧﺎَﻓ ِﻪِﺑ ﺎًﻧﺎَﻜَﻣ ﺎًّﻴِﺼَﻗ
ﺎَﻫَﺀﺎَﺟَﺄَﻓ (22) ُﺽﺎَﺨَﻤْﻟﺍ ِﻉْﺬِﺟ ﻰَﻟِﺇ
ِﺔَﻠْﺨَّﻨﻟﺍ ْﺖَﻟﺎَﻗ ﺎَﻳ ﻲِﻨَﺘْﻴَﻟ ُّﺖِﻣ َﻞْﺒَﻗ
ﺍَﺬَﻫ ُﺖْﻨُﻛَﻭ ﺎًﻴْﺴَﻧ ﺎًّﻴِﺴْﻨَﻣ (23)
ﺎَﻫﺍَﺩﺎَﻨَﻓ ْﻦِﻣ ﺎَّﻟَﺃ ﺎَﻬِﺘْﺤَﺗ ْﺪَﻗ ﻲِﻧَﺰْﺤَﺗ
َﻞَﻌَﺟ ِﻚُّﺑَﺭ ِﻚَﺘْﺤَﺗ ﺎًّﻳِﺮَﺳ (24) ﻱِّﺰُﻫَﻭ
ِﻚْﻴَﻟِﺇ ِﺔَﻠْﺨَّﻨﻟﺍ ِﻉْﺬِﺠِﺑ ْﻂِﻗﺎَﺴُﺗ ِﻚْﻴَﻠَﻋ
ﺎًﺒَﻃُﺭ ﺎًّﻴِﻨَﺟ (25)
“Maka Maryam mengandungnya,
lalu ia mengasingkan diri dengan
kandungannya itu ke tempat
yang jauh. Maka rasa sakit akan
melahirkan anak memaksa ia
(bersandar) pada pangkal pohon
kurma, dia berkata: ‘Aduhai,
alangkah baiknya aku mati
sebelum ini, dan aku menjadi
barang yang tidak berarti, lagi
dilupakan.’ Maka Jibril
menyerunya dari tempat yang
rendah: “Janganlah kamu
bersedih hati, sesungguhnya
Tuhanmu telah menjadikan anak
sungai di bawahmu. Dan
goyanglah pangkal pohon kurma
itu ke arahmu, niscaya pohon
itu akan menggugurkan buah
kurma yang masak
kepadamu.” (QS. Maryam: 22-25)
Kutipan ayat di atas menunjukkan
bahwa Maryam mengandung Nabi
‘Isa ‘alahis salam pada saat kurma
sedang berbuah. Dan musim saat
kurma berbuah adalah musim
semi. Jadi selama ini natal yang
diidetikkan dengan musim dingin
(winter), adalah suatu hal yang
keliru.
Penutup
Ketahuilah wahai kaum muslimin,
perkara yang remeh bisa menjadi
perkara yang besar jika kita tidak
mengetahuinya. Mengucapkan
selamat pada suatu perayaan yang
bukan berasal dari Islam saja
terlarang (semisal ucapan selamat
ulang tahun), bagaimana lagi
mengucapkan selamat kepada
perayaan orang kafir? Tentu lebih-
lebih lagi terlarangnya.
Meskipun ucapan selamat hanyalah
sebuah ucapan yang ringan, namun
menjadi masalah yang berat dalam
hal aqidah. Terlebih lagi, jika ada di
antara kaum muslimin yang
membantu perayaan natal. Misalnya
dengan membantu menyebarkan
ucapan selamat hari natal, boleh
jadi berupa spanduk, baliho, atau
yang lebih parah lagi memakai
pakaian khas acara natal (santa
klaus, pent.)
Allah Ta’ala telah berfirman,
ﺍﻮُﻧَﻭﺎَﻌَﺗَﻭ ﻰَﻠَﻋ ِّﺮِﺒْﻟﺍ ﻯَﻮْﻘَّﺘﻟﺍَﻭ ﺎَﻟَﻭ
ﻰَﻠَﻋ ﺍﻮُﻧَﻭﺎَﻌَﺗ ِﻢْﺛِﺈْﻟﺍ ِﻥﺍَﻭْﺪُﻌْﻟﺍَﻭ
“Dan tolong-menolonglah kamu
dalam (mengerjakan) kebajikan
dan takwa, dan jangan tolong-
menolong dalam berbuat dosa
dan pelanggaran.” (QS. Al-Maidah:
2).
Alasan Haram bagi muslim mengucapkan selamat natal
Mungkin tidak lama lagi, akan
terdengar, akan terpampang tulisan
yang dibaca “ Merry Christmas”,
atau yang artinya Selamat Hari
Natal. Dan biasanya, momen ini
disandingkan dengan ucapan
Selamat Tahun Baru.
Sebagian orang menganggap ucapan
semacam itu tidaklah bermasalah,
apalagi yang yang berpendapat
demikian adalah mereka orang-
orang kafir. Namun hal ini menjadi
masalah yang besar, ketika seorang
muslim mengucapakan ucapan
selamat terhadap perayaan orang-
orang kafir.
Dan ada juga sebagian di antara
kaum muslimin, berpendapat
nyeleneh sebagaimana pendapatnya
orang-orang kafir. Dengan alasan
toleransi dalam beragama!?
Toleransi beragama bukanlah
seperti kesabaran yang tidak ada
batasnya. Namun toleransi
beragama dijunjung tinggi oleh
syari’at, asal di dalamnya tidak
terdapat penyelisihan syari’at.
Bentuk toleransi bisa juga
bentuknya adalah membiarkan saja
mereka berhari raya tanpa turut
serta dalam acara mereka,
termasuk tidak perlu ada ucapan
selamat.
Islam mengajarkan kemuliaan dan
akhlak-akhlak terpuji. Tidak hanya
perlakuan baik terhadap sesama
muslim, namun juga kepada orang
kafir. Bahkan seorang muslim
dianjurkan berbuat baik kepada
orang-orang kafir, selama orang-
orang kafir tidak memerangi kaum
muslimin.
Allah Ta’ala berfirman,
ﻻ ُﻢُﻛﺎَﻬْﻨَﻳ ُﻪَّﻠﻟﺍ ِﻦَﻋ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ْﻢَﻟ
ْﻢُﻛﻮُﻠِﺗﺎَﻘُﻳ ﻲِﻓ ِﻦﻳِّﺪﻟﺍ ْﻢَﻟَﻭ ﻢُﻛﻮُﺟِﺮْﺨُﻳ
ﻦِّﻣ ْﻢُﻛِﺭﺎَﻳِﺩ ْﻢُﻫﻭُّﺮَﺒَﺗ ﻥَﺃ ﺍﻮُﻄِﺴْﻘُﺗَﻭ
ْﻢِﻬْﻴَﻟِﺇ َّﻥِﺇ ُّﺐِﺤُﻳ َﻪَّﻠﻟﺍ َﻦﻴِﻄِﺴْﻘُﻤْﻟﺍ
“Allah tiada melarang kamu
untuk berbuat baik dan berlaku
adil terhadap orang-orang yang
tiada memerangimu karena
agama dan tidak (pula) mengusir
kamu dari negerimu.
Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang berlaku
adil.” (QS. Al Mumtahanah: 8)
Namun hal ini dimanfaatkan oleh
sebagian orang untuk
menggeneralisir sikap baik yang
harus dilakukan oleh seorang
muslim kepada orang-orang kafir.
Sebagian orang menganggap bahwa
mengucapkan ucapan selamat hari
natal adalah suatu bentuk
perbuatan baik kepada orang-orang
nashrani. Namun patut dibedakan
antara berbuat baik (ihsan) kepada
orang kafir dengan bersikap loyal
(wala) kepada orang kafir.
Alasan Terlarangnya Ucapan
Selamat Natal
1- Bukanlah perayaan kaum
muslimin
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
telah menjelaskan bahwa perayaan
bagi kaum muslimin hanya ada 2,
yaitu hari ‘Idul fitri dan hari ‘Idul
Adha.
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu
berkata : “Ketika Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam datang ke
Madinah, penduduk Madinah
memiliki dua hari raya untuk
bersenang-senang dan bermain-
main di masa jahiliyah. Maka beliau
berkata : Aku datang kepada kalian
dan kalian mempunyai dua hari
raya di masa Jahiliyah yang kalian
isi dengan bermain-main. Allah
telah mengganti keduanya dengan
yang lebih baik bagi kalian, yaitu
hari raya kurban (‘Idul Adha) dan
hari raya ‘Idul Fitri” (HR. Ahmad,
shahih).
Sebagai muslim yang ta’at,
cukuplah petunjuk Nabi -shallallahu
‘alaihi wa sallam- menjadi sebaik-
baik petunjuk.
2- Menyetujui kekufuran orang-
orang yang merayakan natal
Ketika ketika mengucapkan selamat
atas sesuatu, pada hakekatnya kita
memberikan suatu ucapan
penghargaan. Misalnya ucapan
selamat kepada teman yang telah
lulus dari kuliahnya saat di wisuda.
Nah,begitu juga dengan seorang
yang muslim mengucapkan selamat
natal kepada seorang nashrani.
Seakan-akan orang yang
mengucapkannya, menyematkan
kalimat setuju akan kekufuran
mereka. Karena mereka
menganggap bahwa hari natal
adalah hari kelahiran tuhan
mereka, yaitu Nabi ‘Isa ‘alaihish
shalatu wa sallam. Dan mereka
menganggap bahwa Nabi ‘Isa
adalah tuhan mereka. Bukankah hal
ini adalah kekufuran yang sangat
jelas dan nyata?
Padahal Allah Ta’ala telah
berfirman,
ْﻢُﻜَﻟ ْﻢُﻜُﻨﻳِﺩ ِﻦﻳِﺩ َﻲِﻟَﻭ
“Bagimu agamamu, bagiku
agamaku .” (QS. Al-Kafirun: 6).
3- Merupakan sikap loyal (wala)
yang keliru
Loyal (wala) tidaklah sama dengan
berbuat baik (ihsan). Wala memiliki
arti loyal, menolong, atau
memuliakan orang kita cintai,
sehingga apabila kita wala terhadap
seseorang, akan tumbuh rasa cinta
kepada orang tersebut. Oleh karena
itu, para kekasih Allah juga disebut
dengan wali-wali Allah.
Ketika kita mengucapkan selamat
natal, hal itu dapat menumbuhkan
rasa cinta kita perlahan-lahan
kepada mereka. Mungkin sebagian
kita mengingkari, yang diucapkan
hanya sekedar di lisan saja. Padahal
seorang muslim diperintahkan
untuk mengingkari sesembahan-
sesembahan oarang kafir.
Allah Ta’ala berfirman,
ْﺪَﻗ ْﺖَﻧﺎَﻛ ْﻢُﻜَﻟ ٌﺓَﻮْﺳُﺃ ٌﺔَﻨَﺴَﺣ ﻲِﻓ
َﻢﻴِﻫﺍَﺮْﺑِﺇ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍَﻭ ُﻪَﻌَﻣ ْﺫِﺇ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ
ْﻢِﻬِﻣْﻮَﻘِﻟ ﺎَّﻧِﺇ ﺀﺍَﺮُﺑ ْﻢُﻜﻨِﻣ ﺎَّﻤِﻣَﻭ
َﻥﻭُﺪُﺒْﻌَﺗ ﻦِﻣ ِﻥﻭُﺩ ِﻪَّﻠﻟﺍ ﺎَﻧْﺮَﻔَﻛ ْﻢُﻜِﺑ
ﺍَﺪَﺑَﻭ ﺎَﻨَﻨْﻴَﺑ ُﺓَﻭﺍَﺪَﻌْﻟﺍ ُﻢُﻜَﻨْﻴَﺑَﻭ
ﺀﺎَﻀْﻐَﺒْﻟﺍَﻭ ًﺍﺪَﺑَﺃ ﻰَّﺘَﺣ ﺍﻮُﻨِﻣْﺆُﺗ ِﻪَّﻠﻟﺎِﺑ
ُﻩَﺪْﺣَﻭ
“Sesungguhnya telah ada suri
tauladan yang baik bagimu pada
Ibrahim dan orang-orang yang
bersama dengan dia; ketika
mereka berkata kepada kaum
mereka: “Sesungguhnya kami
berlepas diri daripada kamu dari
daripada apa yang kamu sembah
selain Allah, kami ingkari
(kekafiran) mu dan telah nyata
antara kami dan kamu
permusuhan dan kebencian buat
selama-lamanya sampai kamu
beriman kepada Allah saja.” (Qs.
Al Mumtahanah: 4)
4- Nabi melarang mendahului
ucapan salam
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
َﻻ ﺍﻭُﺀَﺪْﺒَﺗ َﺩﻮُﻬَﻴْﻟﺍ ﻯَﺭﺎَﺼَّﻨﻟﺍ َﻻَﻭ
ِﻡَﻼَّﺴﻟﺎِﺑ
“Janganlah kalian mendahului
Yahudi dan Nashara dalam salam
(ucapan selamat). ” (HR. Muslim
no. 2167). Ucapan selamat natal
termasuk di dalam larangan hadits
ini.
5- Menyerupai orang kafir
Tidak samar lagi, bahwa sebagian
kaum muslimin turut berpartisipasi
dalam perayaan natal. Lihat saja
ketika di pasar-pasar, di jalan-jalan,
dan pusat perbelanjaan. Sebagian
dari kaum muslimin ada yang
berpakaian dengan pakaian khas
perayaan natal. Padahal Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam telah
melarang kaum muslimin untuk
menyerupai kaum kafir.
ْﻦَﻣ َﻪَّﺒَﺸَﺗ َﻮُﻬَﻓ ٍﻡْﻮَﻘِﺑ ْﻢُﻬْﻨِﻣ
“Barangsiapa yang menyerupai
suatu kaum, maka dia termasuk
bagian dari mereka .” (HR. Ahmad
dan Abu Dawud)
Pembicaraan Kelahiran Isa
dalam Al Qur’an
Bacalah kutipan ayat di bawah ini.
Allah Ta’ala berfirman,
ُﻪْﺘَﻠَﻤَﺤَﻓ ْﺕَﺬَﺒَﺘْﻧﺎَﻓ ِﻪِﺑ ﺎًﻧﺎَﻜَﻣ ﺎًّﻴِﺼَﻗ
ﺎَﻫَﺀﺎَﺟَﺄَﻓ (22) ُﺽﺎَﺨَﻤْﻟﺍ ِﻉْﺬِﺟ ﻰَﻟِﺇ
ِﺔَﻠْﺨَّﻨﻟﺍ ْﺖَﻟﺎَﻗ ﺎَﻳ ﻲِﻨَﺘْﻴَﻟ ُّﺖِﻣ َﻞْﺒَﻗ
ﺍَﺬَﻫ ُﺖْﻨُﻛَﻭ ﺎًﻴْﺴَﻧ ﺎًّﻴِﺴْﻨَﻣ (23)
ﺎَﻫﺍَﺩﺎَﻨَﻓ ْﻦِﻣ ﺎَّﻟَﺃ ﺎَﻬِﺘْﺤَﺗ ْﺪَﻗ ﻲِﻧَﺰْﺤَﺗ
َﻞَﻌَﺟ ِﻚُّﺑَﺭ ِﻚَﺘْﺤَﺗ ﺎًّﻳِﺮَﺳ (24) ﻱِّﺰُﻫَﻭ
ِﻚْﻴَﻟِﺇ ِﺔَﻠْﺨَّﻨﻟﺍ ِﻉْﺬِﺠِﺑ ْﻂِﻗﺎَﺴُﺗ ِﻚْﻴَﻠَﻋ
ﺎًﺒَﻃُﺭ ﺎًّﻴِﻨَﺟ (25)
“Maka Maryam mengandungnya,
lalu ia mengasingkan diri dengan
kandungannya itu ke tempat
yang jauh. Maka rasa sakit akan
melahirkan anak memaksa ia
(bersandar) pada pangkal pohon
kurma, dia berkata: ‘Aduhai,
alangkah baiknya aku mati
sebelum ini, dan aku menjadi
barang yang tidak berarti, lagi
dilupakan.’ Maka Jibril
menyerunya dari tempat yang
rendah: “Janganlah kamu
bersedih hati, sesungguhnya
Tuhanmu telah menjadikan anak
sungai di bawahmu. Dan
goyanglah pangkal pohon kurma
itu ke arahmu, niscaya pohon
itu akan menggugurkan buah
kurma yang masak
kepadamu.” (QS. Maryam: 22-25)
Kutipan ayat di atas menunjukkan
bahwa Maryam mengandung Nabi
‘Isa ‘alahis salam pada saat kurma
sedang berbuah. Dan musim saat
kurma berbuah adalah musim
semi. Jadi selama ini natal yang
diidetikkan dengan musim dingin
(winter), adalah suatu hal yang
keliru.
Penutup
Ketahuilah wahai kaum muslimin,
perkara yang remeh bisa menjadi
perkara yang besar jika kita tidak
mengetahuinya. Mengucapkan
selamat pada suatu perayaan yang
bukan berasal dari Islam saja
terlarang (semisal ucapan selamat
ulang tahun), bagaimana lagi
mengucapkan selamat kepada
perayaan orang kafir? Tentu lebih-
lebih lagi terlarangnya.
Meskipun ucapan selamat hanyalah
sebuah ucapan yang ringan, namun
menjadi masalah yang berat dalam
hal aqidah. Terlebih lagi, jika ada di
antara kaum muslimin yang
membantu perayaan natal. Misalnya
dengan membantu menyebarkan
ucapan selamat hari natal, boleh
jadi berupa spanduk, baliho, atau
yang lebih parah lagi memakai
pakaian khas acara natal (santa
klaus, pent.)
Allah Ta’ala telah berfirman,
ﺍﻮُﻧَﻭﺎَﻌَﺗَﻭ ﻰَﻠَﻋ ِّﺮِﺒْﻟﺍ ﻯَﻮْﻘَّﺘﻟﺍَﻭ ﺎَﻟَﻭ
ﻰَﻠَﻋ ﺍﻮُﻧَﻭﺎَﻌَﺗ ِﻢْﺛِﺈْﻟﺍ ِﻥﺍَﻭْﺪُﻌْﻟﺍَﻭ
“Dan tolong-menolonglah kamu
dalam (mengerjakan) kebajikan
dan takwa, dan jangan tolong-
menolong dalam berbuat dosa
dan pelanggaran.” (QS. Al-Maidah:
2).
Rabu, 19 Desember 2012
Muslim Inggris Tolak Debat Teori Evolusi
Sebuah debat tentang teori evolusi
bakal digelar Institute Deen,
London, awal tahun depan.
Rencana itu segera memicu
kontroversi.
Debat bertajuk Islam and Evolution
itu sendiri sedianya digelar Sabtu
(15/12) kemarin. Namun, karena
alasan keamanan, penyelenggaraan
debat itu ditunda awal tahun
Depan. Menurut rencana, acara
debat itu akan mengundang Harun
Yahya (Teolog Turki), Sheikh Yasir
Qadhi, (Ulama pendukung teori
evolusi), serta Ehab Abouheif dan
Fatimah Jackson (dua ilmuwan
biologi).
Pendiri Institute Deen, Adam Deen
mengatakan debat ini merupakan
kesempatan bagi dunia Islam untuk
memandang masalah itu dengan
mengedepankan dua hal penting,
yakni sains dan agama. “Selama ini,
seperti ada gerakan mafia
intelektual yang tidak mengizinkan
kebebasan berpikir,” kata dia
seperti dikutip the independent,
Senin (17/12).
Deen, yang menggambarkan dirinya
sebagai muslim konservatif,
menyatakan tidak seharusnya umat
Islam menghindari debat seperti
ini. Karena, pada dasarnya debat
ini mendorong pemikiran kritis
yang selanjutnya membuka tabir
misteri awal terciptanya kehidupan.
Amina Crashaw, mahasiswi muslim,
menilai acara debat ini merupakan
kesempatan baginya untuk
memahami apa yang dikatakan
dalam Alquran. “Memang bukan
fakta baru, tapi aku mendapatkan
kedalaman baru,” kata dia.
Pendiri Islamic Channel,
Mohammad Ali Harrath, menilai
perdebatan ini merupakan sebuah
kesalahan besar karena akan
membuat masalah evolusi menjadi
isu Muslim ketimbang masalah
antara kelompok atheis dan
kreasionis. Hal senada juga
diutarakan, Zeshan Sasjid.
Menurut dia, teori evolusi tidak
Islami. “Nabi Adam tidak memiliki
orang tua. Jadi, seharusnya umat
Islam tidak perlu percaya dengan
teori evolusi,” kata dia. (Republika)
MERDEKALAH INDONESIAKU
Zaman memang sudah berubah,tak terdengar lagi desingan peluru,ledakan granat,deru tank tank yang mengaung dan pesawat pesawat pembawa bom di udara.
Sekarang imperialisme dan kolonialisme memang tak begitu terendus mereka berevolusi menjadi suatu sistem persenjataan termutakhir bagi bangsa bangsa penjajah terdahulu.kalau diterjemahkan sekarang mungkin kata yang lebih tepat adalah kapitalisme dan liberalisme.
Sistem ekonomi ini adalah evolusi dari kedua sistem sebelumnya,yang menjajah,menyengsarakan,merusak,mendiskriminasikan dan memiskinkan banyak negara.
Agresi militer di bungkusnya dengan embargo ekonomi.
Kalau dahulu suatu bangsa terjajah bisa dilihat dari kehancuran bangunan,banyak militer penjajah dan banyak rakyat yang dipaksa kerja tanpa upah,mungkin interpretasi yang paling tepat untuk menggambarkan bahwa suatu negara sedang dijajah di masa sekarang adalah.
Bangsa tersebut menjadi sangat konsumtif,tidak menghargai produk buatan negri mereka,banyak perusahaan asing daripada lokal, hasil bumi mereka di ekspor ke negara negara industri dll.
Hal yang sama terjadi di indonesia,dahulu kita berjuang mati-matian merebut kedaulatan dari tangan belanda dan jepang, sekarang kita dijajah lagi oleh sistem ekonomi mereka bahkan amerika pun juga ikut andil.
Kita seharusnya bisa lebih maju daripada mereka, kita punya SDA dan SDM yang banyak dan berkualitas,sedangkan mereka tidak akan mampu apa-apa jika kita menghentikan ekspor barang barang vital seperti minyak dan batu bara. Apalagi jika kita memberlakukan larangan impor barang barang mereka untuk memdongkrak produksi dalam negri, Ayo indonesiaku kamu pasti bisa! !!
Senin, 17 Desember 2012
FAKTA SEJARAH PANCASILA
Pertama, Pancasila sendiri
merupakan Ideologi dan dasar
negara Republik Indonesia. Kata
Pancasila berasal dari dua buah
kata dari bahasa sansekerta yaitu
Panca berarti lima dan Sila yang
berarti dasar.
Garuda adalah adaptasi dari
Garida yang dalam mitologi
Hindu India berbentuk manusia
berwarna emas, berwajah putih,
berparuh dan bersayap merah.
Diperkirakan sosok ini adalah
adaptasi Hindu terhadap Dewa
Ra/Bennu dalam mitologi Mesir
kuno (DEWA HORUS). Garuda juga
banyak kesamaan dengan mitologi
Pha Krut (Thailand), Rukh (Arab),
Simurgh (Persia), Thunderbird
(Indian), Vurumahery
(Madagaskar) dan Phoenix (Yunani
Kuno).
Di Indonesia mitologi Garuda
sudah ada sejak abad ke-6 dengan
digunakannya Garuda sebagai
lambang pada Kerajaan Mataram
Kuno (Garudamukha), Kerajaan
Kedah (Garudagaragasi), Kerajaan
Sumatera dan Kerajaan Sintang
Kalimantan. Dalam Kesusastraan
(pewayangan) Garuda yang
disebut Garudeya dikenal sebagai
kendaraan Bathara Kresna/Dewa
Wisnu sebagai dewa pencipta dan
pemelihara. Selain itu di beberapa
candi juga terdapat artefak
bermotif Garuda seperti pada
candi Prambanan, candi Belahan,
Candi Kidal, Candi Kedaton dan
Candi Sukuh. Jadi simbol Garuda
Pancasila sebenarnya terselip
ajaran Paganisme Hindu yang jika
ditarik kebelakang berasal dari
ajaran Mesir Kuno yaitu Thagut
Fir'aun dan dibawa keseluruh
dunia oleh para Freemason/
Laskar Iblis.
Kedua, Fakta yang cukup
mencengangkan. Dikatakan bahwa
kaum-kaum pagan dari zaman
dulu selalu melembagakan
keyakinannya secara nyata dalam
bentuk negara atau pemerintahan
dan membuat lambang-lambang
dari bentuk burung sebagai
lambang negaranya.
PANCASILA terinspirasi dari kitab
Talmud ??
Sebagai gerakan zionisme
internasional, freemasonry
memiliki doktrin Khams Qanun
yang diilhami Kitab Talmud.
Yaitu,:
1.monoteisme (ketuhanan yang
maha esa),
2. nasionalisme (berbangsa,
berbahasa, dan bertanah air satu
Yahudi),
3. humanisme (kemanusiaan yang
adil dan beradab bagi Yahudi),
4. demokrasi (dengan cahaya
talmud suara terbanyak adalah
suara tuhan),
5. dan sosialisme (keadilan sosial
bagi setiap orang Yahudi). (Syer
Talmud Qaballa XI:45).
JAWABAN ATAS SYUBHAT SILA
PERTAMA “KETUHANAN YANG
MAHA ESA”
Di antara kaum muslimin ada
yang menjadikan argumentasi sila
pertama tersebut di atas sebagai
dalil bahwa negeri ini adalah
negeri muslim berasaskan tauhid,
benarkah demikian?
1. Seseorang disebut sebagai
muwahhid jika ia menjadikan
Allah saja satu-satunya sebagai
ilah. Dalilnya begitu banyak
diantaranya:
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang
Maha Esa, (Q.S. Al-Ikhlas : 1)
Adapun sila pertama di atas
adalah bentuk monotheisme yang
sungguh berbeda dengan tauhid
karena tauhid secara definitive
menjadikan Allah sebagai satu-
satunya ilah. Sedangkan
monotheisme tidak, ia
menyadarkan ketuhanannya
kepada siapa saja asalkan jumlah
tuhannya satu/esa. Contoh
bukankah Fir’aun juga menjadikan
dirinya Tuhan satu-satunya yang
mengharuskan penduduknya
menyembah kepadanya? Maka ini
bisa disebut sebagai
monotheisme.
2. Pidato Soekarno berikut ini
mempertegas argumentasi di atas:
Prinsip yang kelima hendaknya:
Menyusun Indonesia Merdeka
dengan bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa. Prinsip
Ketuhanan! Bukan saja bangsa
Indonesia bertuhan, tetapi
masing-masing orang Indonesia
hendaknya bertuhan. Tuhannya
sendiri. Yang Kristen menyembah
Tuhan menurut petunjuk Isa al
Masih, yang Islam bertuhan
menurut petunjuk Nabi Muhamad
s.a.w, orang Budha menjalankan
ibadatnya menurut kitab-kitab
yang ada padanya. Tetapi marilah
kita semuanya ber-Tuhan.
Hendaknya Negara Indonesia
ialah negara yang tiap-tiap
orangnya dapat menyembah
Tuhannya dengan cara yang
leluasa. Segenap rakyat
hendaknya “ber-Tuhan secara
kebudayaan”, yakni dengan tiada
“egoisme-agama”.
Perhatikan statement nyeleneh
Soekarno pada kalimat yang
bertanda kutip, untuk lebih
memperjelas apa maksud sila
ketuhanan tersebut yakni “ber-
Tuhan secara kebudayaan”
3. KH. Firdaus AN salah seorang
saksi sejarah menulis dalam
bukunya, Dosa-dosa Politik Orde
Lama dan Orde Baru sbb:
Ketuhanan adalah kata imbuhan
dengan awalan “ke” dan akhiran
“an.” Kata yang seperti itu ada
dua arti.
Pertama, berarti menderita.
Seperti kedinginan ,menderita
dingin; kepanasan, menderita
panas. Kehausan, menderita haus,
dan sebagainya.
Kedua, berarti banyak.
Ketumbuhan, banyak yang
tumbuh, seperti penyakit campak
atau cacar yang tumbuh di badan
seseorang. Kepulauan, banyak
pulau; Ketuhanan, berarti banyak
Tuhan. Jadi kata Ketuhanan Yang
Maha Esa adalah Contradictio in
Terminis (Pertentangan dalam
tubuh kata-kata itu sendiri) Mana
mungkin banyak Tuhan disebut
yang maha esa. Dalam bahasa
Arab, itu disebut
“Tanaqudh” (pertentangan awal
dan akhir). Logika ini jelas tidak
sehat, bertentangan dengan
kaidah ilmu bahasa. Jelaslah, kata
Ketuhanan itu syirik. Dan kalau
yang dituju itu memang Tauhid,
maka rumusannya yang tepat
adalah Pengabdian kepada Tuhan
Allah Yang Maha Esa. Padahal
Presiden Soeharto sendiri
menegaskan: “Jangan masukkan
nilai dari paham lain (Islam, Pen.)
ke dalam Pancasila” (Kompas, 21
Mei 1991).
Jumat, 07 Desember 2012
prosa senja
Lekikan suara toak masjid berseliweran ditelinga
Deru suara kendaraam bermotor mengotori telinga
Semburat jingga langit sore membahana di langit
Manusia berlomba lomba pulang
Untuk hidup lagi esok hari
Kamis, 06 Desember 2012
sejarah bom atom
Pasti anda mengetahui sejarah
pengeboman kota Hiroshima dan
nagasaki yang telah menghancurkan
kedua kota tersebut dan telah
membunuh banyak nyawa hanya
dengan menjatuhkan bom atom.
Disini saya bukan akan membahas
mengenai pengeboman tersebut,
tetapi saya akan memberikan
informasi mengenai sejarah
penemuan bom atom yang
digunakan dalam pengeboman kota
tersebut. Sejarah untuk
menghasilkan tenaga bom atom
ternyata sangat panjang. Berikut
adalah beberapa informasi penting
mengenai bom atom.
Pada tahun 1902, Marie dan Pierre
Curie mengisolasi logam radioaktif
disebut radium
Pada tahun 1905, Albert Einstein
merumuskan dalam teori Teori
Relativitas Khusus. Menurut teori
ini, massa dapat dianggap sebagai
bentuk lain dari energi. Menurut
Einstein, jika entah bagaimana kita
bisa mengubah massa menjadi
energi, akan mungkin untuk
"membebaskan" sejumlah besar
energi. Selama dekade berikutnya,
langkah besar diambil oleh Ernest
Rutherford dan Niels Bohr
menjelaskan struktur Bom Atom
yang lebih tepat. Mereka
mengatakan, dari inti bermuatan
positif, dan elektron bermuatan
negatif yang berputar di sekitar
inti. Itu adalah inti, para ilmuwan
menyimpulkan, bahwa harus
dipecah atau "meledak" jika Bom
Atom akan dirilis.
Pada tahun 1934, Enrico Fermi
Italia menghancurkan atom berat
dengan menyemprotkannya pada
neutron. Namun dia tidak
menyadari bahwa ia telah
memperoleh fisi nuklir.
Pada Desember 1938, meskipun,
Otto Hahn dan Fritz Strassman di
Berlin melakukan eksperimen
serupa dengan uranium dan
menjadi prestasi dunia. Mereka
telah menghasilkan fisi nuklir,
mereka telah memisahkan atom
yaitu 33 tahun setelah Einstein
mengatakan hal itu bisa dilakukan
bahwa massa berubah menjadi
energi.
Pada tanggal 2 Agustus 1939,
Albert Einstein menulis surat
kepada Presiden
Pada tanggal 2 Agustus 1939,
Albert Einstein menulis surat
kepada Presiden Amerika, Franklin
D. Roosevelt. Selama empat bulan
terakhir, ia telah membuat
kemungkinan melalui karya Joliot di
Perancis serta Fermi dan Szilard di
Amerika yang memungkinkan
mengatur reaksi nuklir dalam
sebuah massa besar uranium.. Dan
ini fenomena baru juga yang akan
mengarah pada pembangunan Bom
Atom. Sebuah Bom Atom tunggal
dari jenis ini, dilakukan dengan
perahu atau meledak di sebuah
port, mungkin sangat baik
menghancurkan seluruh pelabuhan
bersama-sama dengan beberapa
daerah sekitarnya. Dia mendesak
Roosevelt untuk memulai program
nuklir tanpa keterlambatan.Dalam 1
tahun kemudian Einstein
menyesalkan peran dia bermain
dalam pengembangan senjata
destruktif seperti itu: "Aku
melakukan satu kesalahan besar
dalam hidup saya," katanya kepada
Linus Pauling, ilmuwan terkemuka
lain, "ketika saya menandatangani
surat kepada Presiden Roosevelt
merekomendasikan bahwa bom
atom dibuat".
Pada Desember 1942 di University
of Chicago, ahli fisika Italia Enrico
Fermi berhasil menghasilkan reaksi
berantai nuklir pertama. Hal ini
dilakukan dengan pengaturan
uranium alam gumpalan
didistribusikan dalam setumpuk
besar grafit murni, suatu bentuk
karbonnya. Dalam reaktor nuklir,
moderator grafit berfungsi untuk
memperlambat neutron.
Pada Agustus 1942, selama Perang
Dunia II, Amerika Serikat
mendirikan Proyek
Manhattan.Tujuan dari proyek ini
adalah untuk mengembangkan,
membangun, dan menguji Bom
Atom. Banyak ilmuwan Amerika
terkemuka, termasuk fisikawan
Enrico Fermi dan J. Robert
Oppenheimer dan kimia Harold
Urey, yang terkait dengan proyek,
yang dipimpin oleh seorang
insinyur Angkatan Darat AS,
Brigadir Jenderal Leslie R. Groves.
Pada tanggal 31 Mei 1945, enam
belas orang bertemu di kantor
Menteri Perang Henry L. Stimson.
Enam belas orang ini ada di sana
untuk membuat keputusan tentang
senjata Amerika rata-rata belum
pernah mendengar, bom atom.
Mereka memilih target masa depan
untuk "The Bomb." Apa yang
mereka bicarakan adalah
"hubungan baru manusia dengan
alam semesta," seperti dikatakan
oleh Stimson. Sekretaris tampaknya
mengatakan, berada di titik balik
yang paling kritis dalam seluruh
sejarah yang dicatat.
Pada tanggal 16 Juli 1945, bom
atom pertama atau A-bom, diuji di
Alamogordo, New Mexico.
Pada tanggal 6 Agustus 1945, Enola
Gay, pesawat Amerika, menjatuhkan
bom atom pertama yang pernah
digunakan dalam peperangan di
Hiroshima, Jepang, akhirnya
menewaskan lebih dari 140.000
orang. Pada tanggal 9 Agustus
1945, Amerika Serikat menjatuhkan
bom atom kedua, kali ini di kota
Jepang Nagasaki. Walaupun meleset
satu mil dari sasaran, tapi
membunuh 75.000 orang.
Pada tanggal 29 Agustus 1949, Uni
Soviet menguji bom atom pertama.
Pada tanggal 1 November, 1952
percobaan, skala penuh berhasil
dilakukan oleh Amerika Serikat
dengan perangkat fusi-jenis.
Pada tahun 1946, Komisi Energi
Atom (AEC), lembaga sipil dari
pemerintah Amerika Serikat,
mendirikan UU Energi Atom untuk
mengelola dan mengatur produksi
dan penggunaan tenaga atom. Di
antara program-program utama
dari komisi baru ini adalah:
•Produksi bahan fisik bom atom
•Pencegahan kecelakaan
•Penelitian biologi, kesehatan,
metalurgi dan produksi tenaga
listrik dari atom, studi dalam
produksi pesawat nuklir
•Deklasifikasi data pada energi
atom.
Begitu hebatnya tenaga yang dapat
dihasilkan oleh bom atom, jika
dilihat dari sejarahnya bom atom
digunakan sebagai senjata ampuh
dalam peperangan, tetapi nuklir
juga mememiliki sisi positif sebagai
contoh sebagai pembangkit listrik,
ilmu kedokteran, dll
laki itu
Laki itu... tongkrongannya
masjid atau mushala bukannya mall
atau party-party
Laki itu.. duduk dari pengajian
satu ke pengajian lainnya bukannya
pacaran di cafe remang-remang
Laki itu.. hobinya baca Qur’an
bukannya baca ramalan bintang
Laki itu... doyannya ngapalin
Qur’an bukannya lirik lagu mellow
yang isinya ratapan dan tangisan
Laki itu.. di playlistnya penuh
sama muratal Qur’an atau rekaman
kajian bukannya lagu-lagu yang
bikin kepala manggut-manggut plus
bejogetan
Laki itu.. berilmu dulu baru
beramal bukan yang gayanya
selangit dengan ilmu pas-pasan
Laki itu.. ilmunya gak dipendem
sendiri di buku catatan tapi
disebarkan biar ummat bisa tau
kebenaran
Laki itu.. gak ragu amar ma’ruf
nahi munkar bukannya nunggu
lancar plus khatam bahasa Arab
dan kitab2 dulu baru didakwahkan
Laki itu.. berani menerima
kebenaran bukan sibuk mencari
pembenaran
Laki itu.. sigap dan tanggap saat
dibutuhkan bukan diem aja banyak
alasan atau cari aman
Laki itu.. anti update status
galau bukannya tiap hari menebar
nestapa duka lara minta dikasihani
Laki itu.. isi status atau tweetnya
menebar hikmah dan semangat
bukannya mencaci, memaki
ngajakin ribut
Laki itu.. mengadukan
masalahnya pada Alloh Sang
Pemilik kehidupan bukan mengadu
di fesbuk, twitter atau BBM gan
Laki itu.. gak malu nangis akan
dosa-dosanya di hadapan Alloh
bukannya malu-maluin nangis gara-
gara ditolak cewek gebetannya
Laki itu.. gak bangga dengan
banyaknya pujian bukannya malah
emosi cuman gara-gara satu celaan
Laki itu.. punya prinsip gan
bukannya jadi follower pemikiran
dan gaya hidup kebarat-baratan
tanpa pegangan
Laki itu.. kalo liat cewek cantik
langsung nunduk/ mlengos buat
jaga pandangan bukannya
dipelototin gak karuan
Laki itu.. gak demen obral janji
dan sumpah serapah sama
pasangan bukan yang enteng bilang
“Aku gak bisa hidup tanpa kamu,
sayang”
Laki itu.. gak berani ngajak jalan
sebelum ijab qabul terikrarkan
bukannya malah berduaaan pegang-
pegangan sebelum halalan
thayyiban
Laki itu.. berani dateng ke
rumah buat ngelamar bukannya
malem mingguan bawa lari anak
orang padahal belum ada ikatan
pernikahan
Laki itu.. dandannya kalo ke
masjid mau menghadap Tuhan
bukan buat tebar pesona cari
mangsa buat hang out-an
Laki itu.. bangun malem buat
tahajjudan bukan yang bangun
kesiangan plus telat subuhan
Laki itu.. sibuk dengan aib dan
dosanya bukan cari-cari kejelekan
orang (eh, ada ya? kirain cewe
doang..oh no)
Laki itu.. berani keluar dari zona
nyaman, berani gaul sama orang
awam, gak cuma “jago kandang”
Laki itu.. nasihatin orang dengan
hikmah, kesantunan dan
kelembutan akhlak bukan emosi
dan ngrasa paling bener sendiri
Laki itu.. gak takut dibilang
kampungan gara-gara celana
cingkrang
Laki itu.. gak takut dibilang
berantakan gara-gara jenggotan
Laki itu.. gak takut dibilang
kelainan gara-gara menundukkan
pandangan sama perempuan
Laki itu.. gak takut dibilang
banci gara-gara nolak rokok
gratisan
Laki itu.. gak takut dibilang
ekstrim gara-gara gak salaman
sama cewek bukan mahram
Laki itu.. gak nunggu hidup
mapan buat ngelamar wanita
pilihan...yang penting mau usaha


