Selasa, 27 November 2012

Misteri SMS Pada Tentara Israel: ‘Gaza Akan Menjadi Kuburan Bagi Kalian & Kami Akan Membakar Tel Aviv!’

HAMPIR satu pekan setelah
perang Israel terhadap Gaza
dihentikan, beredar sebuah
kabar yang cukup
mengejutkan banyak pihak.
Yang paling menjadi perhatian
adalah sebuah SMS yang
beredar kepada para tentara
Israel.
SMS itu berbunyi “Kami akan
mengubah Gaza menjadi
kuburan buat kalian dan
membakar Tel Aviv!”
SMS itu dikirim massal ke
hampir semua personel
militer Israel.
Tak ada seorang pun tentara
Israel yang mengaku pernah
memberikan nomor ponsel
mereka. “Saya telah bertemu
dengan sejumlah laki-laki dari
Jihad Islam selama dinas
militer saya, tapi saya tidak
pernah mengungkapkan
rincian pribadi saya kepada
mereka,” ujar seorang tentara.
“Saya bahkan tidak memiliki
akun Facebook atau apa pun
yang bisa membantu mereka
menghubungi saya. Ini sangat
aneh,” katanya lagi.
Menurut Information Security
IDF (kesatuan tentara Israel)
selama Operation Pillar of
Defence, Jihad Islam lah yang
mengirimkan ribuan pesan
ancaman itu.
“Mungkin salah satu tentara
dalam daftar satuan cadangan
kami mengupload data kami
ke Google Docs,” kata seorang
tentara IDF.(islampos)

Published with Blogger-droid v2.0.9

testing

Blogger droid

ghj

gjnghjjnm

Published with Blogger-droid v2.0.9

Minggu, 25 November 2012

Primordialisme

Primordialisme adalah sebuah
pandangan atau paham yang
memegang teguh hal-hal yang
dibawa sejak kecil, baik mengenai
tradisi, adat-istiadat, kepercayaan,
maupun segala sesuatu yang ada di
dalam lingkungan pertamanya.
Etimologi
Primordil atau Primordialisme
berasal dari kata bahasa Latin
primus yang artinya pertama dan
ordiri yang artinya tenunan atau
ikatan.
Ikatan seseorang pada kelompok
yang pertama dengan segala nilai
yang diperolehnya melalui
sosialisasi akan berperan dalam
membentuk sikap primordial. Di
satu sisi, sikap primordial memiliki
fungsi untuk melestarikan budaya
kelompoknya. Namun, di sisi lain
sikap ini dapat membuat individu
atau kelompok memiliki sikap
etnosentrisme, yaitu suatu sikap
yang cenderung bersifat subyektif
dalam memandang budaya orang
lain. Mereka akan selalu
memandang budaya orang lain dari
kacamata budayanya. Hal ini terjadi
karena nilai-nilai yang telah
tersosialisasi sejak kecil sudah
menjadi nilai yang mendarah
daging ( internalized value ) dan
sangatlah susah untuk berubah dan
cenderung dipertahankan bila nilai
itu sangat menguntungkan bagi
dirinya. Terdapat 2 jenis
etnosentris yaitu: 1. etnosentris
infleksibel yakni suatu sikap yang
cenderung bersifat subyektif dalam
memandang budaya atau tingkah
laku orang lain, 2. Etnosentris
fleksibel yakni suatu sikap yang
cenderung menilai tingkah laku
orang lain tidak hanya berdasarkan
sudut pandang budaya sendiri
tetapi juga sudut pandang budaya
lain. Tidak selamanya primordial
merupakan tindakan salah. Akan
tetapi bisa disaja dinilai sebagai
sesuatu yang mesti dipertahankan.
Dalam sudut pandang ajaran (ritual)
misalnya. Perilaku primordialisne
merupakan unsur terpenting, saat
memberlakukan ajaran intinya

Konstitusi

Konstitusi (bahasa Latin :
constitutio ) dalam negara adalah
sebuah norma sistem politik dan
hukum bentukan pada
pemerintahan negara - biasanya
dikodifikasikan sebagai dokumen
tertulis - Dalam kasus bentukan
negara, konstitusi memuat aturan
dan prinsip-prinsip entitas politik
dan hukum, istilah ini merujuk
secara khusus untuk menetapkan
konstitusi nasional sebagai prinsip-
prinsip dasar politik, prinsip-
prinsip dasar hukum termasuk
dalam bentukan struktur, prosedur,
wewenang dan kewajiban
pemerintahan negara pada
umumnya, Konstitusi umumnya
merujuk pada penjaminan hak
kepada warga masyarakatnya.
Istilah konstitusi dapat diterapkan
kepada seluruh hukum yang
mendefinisikan fungsi
pemerintahan negara.
Dalam bentukan organisasi
konstitusi menjelaskan bentuk,
struktur, aktivitas, karakter, dan
aturan dasar organisasi tersebut.
Jenis organisasi yang menggunakan
konsep Konstitusi termasuk:
Organisasi pemerintahan
(transnasional, nasional atau
regional)
Organisasi sukarela
Persatuan dagang
Partai politik
Perusahaan
Pengertian KONSTITUSI Konstitusi
pada umumnya bersifat kodifikasi
yaitu sebuah dokumen yang
berisian aturan-aturan untuk
menjalankan suatu organisasi
pemerintahan negara, namun
dalam pengertian ini, konstitusi
harus diartikan dalam artian tidak
semuanya berupa dokumen tertulis
(formal). namun menurut para ahli
ilmu hukum maupun ilmu politik
konstitusi harus diterjemahkan
termasuk kesepakatan politik,
negara, kekuasaan, pengambilan
keputusan, kebijakan dan distibusi
maupun alokasi [1] , Konstitusi
bagi organisasi pemerintahan
negara yang dimaksud terdapat
beragam bentuk dan kompleksitas
strukturnya, terdapat konstitusi
politik atau hukum akan tetapi
mengandung pula arti konstitusi
ekonomi [2]
Dewasa ini, istilah konstitusi sering
di identikkan dengan suatu
kodifikasi atas dokumen yang
tertulis dan di Inggris memiliki
konstitusi tidak dalam bentuk
kodifikasi akan tetapi berdasarkan
pada yurisprudensi dalam
ketatanegaraan negara Inggris dan
mana pula juga.
Istilah konstitusi berasal dari
bahasa inggris yaitu “Constitution”
dan berasal dari bahasa belanda
“constitue” dalam bahasa latin
(contitutio,constituere) dalam
bahasa prancis yaitu “constiture”
dalam bahsa jerman “vertassung”
dalam ketatanegaraan RI diartikan
sama dengan Undang – undang
dasar. Konstitusi / UUD dapat
diartikan peraturan dasar dan yang
memuat ketentuan – ketentuan
pokok dan menjadi satu sumber
perundang- undangan. Konstitusi
adalah keseluruhan peraturan baik
yang tertulis maupun tidak tertulis
yang mengatur secara mengikat
cara suatu pemerintahan
diselenggarakan dalam suatu
masyarakata negara
Pengertian konstitusi menurut
para ahli
1. K. C. Wheare, konstitusi
adalah keseluruhan sistem
ketatanegaraaan suatu negara
yang berupa kumpulan
peraturan yang membentuk
mengatur /memerintah
dalam pemerintahan suatu
negara.
2. Herman heller, konstitusi
mempunyai arti luas
daripada UUD. Konstitusi
tidak hanya bersifat yuridis
tetapi juga sosiologis dan
politis.
3. Lasalle, konstitusi adalah
hubungan antara kekuasaaan
yang terdapat di dalam
masyarakat seperti golongan
yang mempunyai kedudukan
nyata di dalam masyarakat
misalnya kepala negara
angkatan perang, partai
politik, dsb.
4. L.J Van Apeldoorn, konstitusi
memuat baik peraturan
tertulis maupun peraturan
tak tertulis.
5. Koernimanto Soetopawiro,
istilah konstitusi berasal dari
bahasa latin cisme yang
berarti bersama dengan dan
statute yang berarti
membuat sesuatu agar
berdiri. Jadi konstitusi
berarti menetapkan secara
bersama.
6. Carl schmitt membagi
konstitusi dalam 4
pengertian yaitu:
Konstitusi dalam arti
absolut mempunyai 4 sub
pengertian yaitu;
1.1. Konstitusi sebagai
kesatuan organisasi
yang mencakup
hukum dan semua
organisasi yang ada di
dalam negara.
2. Konstitusi sebagai
bentuk negara.
3. Konstitusi sebagai
faktor integrasi.
4. Konstitusi sebagai
sistem tertutup dari
norma hukum yang
tertinggi di dalam
negara .
Konstitusi dalam arti relatif
dibagi menjadi 2 pengertian
yaitu konstitusi sebagai
tuntutan dari golongan
borjuis agar haknya dapat
dijamin oleh penguasa dan
konstitusi sebagai sebuah
konstitusi dalam arti formil
(konstitusi dapat berupa
tertulis) dan konstitusi
dalam arti materiil
(konstitusi yang dilihat dari
segi isinya).
konstitusi dalam arti positif
adalah sebagai sebuah
keputusan politik yang
tertinggi sehingga mampu
mengubah tatanan
kehidupan kenegaraan.
konstitusi dalam arti ideal
yaitu konstitusi yang
memuat adanya jaminan
atas hak asasi serta
perlindungannya.
1. Tujuan konstitusi yaitu:
Membatasi kekuasaan penguasa
agar tidak bertindak sewenang –
wenang maksudnya tanpa
membatasi kekuasaan penguasa,
konstitusi tidak akan berjalan
dengan baik dan bisa saja
kekuasaan penguasa akan
merajalela Dan bisa merugikan
rakyat banyak.
Melindungi HAM maksudnya
setiap penguasa berhak
menghormati HAM orang lain
dan hak memperoleh
perlindungan hukum dalam hal
melaksanakan haknya.
Pedoman penyelenggaraan
negara maksudnya tanpa adanya
pedoman konstitusi negara kita
tidak akan berdiri dengan
kokoh.
1. Nilai konstitusi yaitu:
Nilai normatif adalah suatu
konstitusi yang resmi diterima
oleh suatu bangsa dan bagi
mereka konstitusi itu tidak
hanya berlaku dalam arti hukum
(legal), tetapi juga nyata berlaku
dalam masyarakat dalam arti
berlaku efektif dan dilaksanakan
secara murni dan konsekuen.
Nilai nominal adalah suatu
konstitusi yang menurut hukum
berlaku, tetapi tidak sempurna.
Ketidaksempurnaan itu
disebabkan pasal – pasal
tertentu tidak berlaku / tidsak
seluruh pasal – pasal yang
terdapat dalam UUD itu berlaku
bagi seluruh wilayah negara.
Nilai semantik adalah suatu
konstitusi yang berlaku hanya
untuk kepentingan penguasa
saja. Dalam memobilisasi
kekuasaan, penguasa
menggunakan konstitusi sebagai
alat untuk melaksanakan
kekuasaan politik.
1. Macam – macam konstitusi
Menurut CF. Strong konstitusi
terdiri dari:
1.1. Konstitusi tertulis
(dokumentary
constiutution / writen
constitution) adalah
aturan – aturan pokok
dasar negara ,
bangunan negara dan
tata negara, demikian
juga aturan dasar
lainnya yang mengatur
perikehidupan suatu
bangsa di dalam
persekutuan hukum
negara.
Konstitusi tidak tertulis /
konvensi (nondokumentary
constitution) adalah berupa
kebiasaan ketatanegaraan yang
sering timbul.
Adapun syarat – syarat konvensi
adalah:
Diakui dan dipergunakan
berulang – ulang dalam
praktik penyelenggaraan
negara.
Tidak bertentangan dengan
UUD 1945.
Memperhatikan pelaksanaan
UUD 1945.
Secara teoritis konstitusi
dibedakan menjadi:
1.1. Konstitusi politik
adalah berisi tentang
norma- norma dalam
penyelenggaraan
negara, hubungan
rakyat dengan
pemerintah,
hubuyngan antar
lembaga negara.
2. Konstitusi sosial
adalah konstitusi yang
mengandung cita –
cita sosial bangsa,
rumusan filosofis
negara, sistem sosial,
sistem ekonomi, dan
sistem politik yang
ingin dikembangkan
bangsa itu.
3. Berdasarkan sifat dari
konstitusi yaitu:
Fleksibel / luwes apabila
konstitusi / undang
undang dasar
memungkinkan untuk
berubah sesuai dengan
perkembangan.
Rigid / kaku apabila
konstitusi / undang
undang dasar jika sulit
untuk diubah.
Unsur /substansi sebuah
konstitusi yaitu:
1. Menurut Sri Sumantri
konstitusi berisi 3 hal pokok
yaitu:
Jaminan terhadap Ham dan
warga negara.
Susunan ketatanegaraan yang
bersifat fundamental.
Pembagian dan pembatasan
tugas ketatanegaraan.
1. Menurut Miriam Budiarjo,
konstitusi memuat tentang:
Organisasi negara.
HAM.
Prosedur penyelesaian masalah
pelanggaran hukum.
Cara perubahan konstitusi.
1. Menurut Koerniatmanto
Soetopawiro, konstitusi berisi
tentang:
Pernyataan ideologis.
Pembagian kekuasaan negara.
Jaminan HAM (Hak Asasi
Manusia).
Perubahan konstitusi.
Larangan perubahan konstitusi.
1. Syarat terjadinya konstitusi
yaitu:
Agar suatu bentuk
pemerintahan dapat dijalankan
secara demokrasi dengan
memperhatikan kepentingan
rakyat.
Melinmdungi asas demokrasi.
Menciptakan kedaulatan
tertinggi yang berada ditangan
rakyat.
Untuk melaksanakan dasar
negara.
Menentukan suatu hukum yang
bersifat adil.
1. Kedudukan konstitusi (UUD)
Dengan adanya UUD baik
penguasa dapat mengetahui
aturan / ketentuan pokok
mendasar mengenai
ketatanegaraan.
Sebagai hukum dasar.
Sebagai hukum yang tertinggi.
1. Perubahan konstitusi / UUD
yaitu:
Secara revolusi, pemerintahan baru
terbentuk sebagai hasil revolusi ini
yang kadang – kadang membuat
sesuatu UUD yang kemudian
mendapat persetujuan rakyat.
Secara evolusi, UUD/konstitusi
berubah secara berangsur – angsur
yang dapat menimbulkan suatu
UUD, secara otomatis UUD yang
sama tidak berlaku lagi.
1. Keterkaitan antara dasar
negara dengan konstitusi
yaitu:
Keterkaitan antara dasar negara
dengan konstitusi nampak pada
gagasan dasar, cita – cita dan
tujuan negara yang tertuang dalam
pembukaan UUD suatu negara.
Dasar negara sebagai pedoaman
penyelenggaraan negara secara
tertulis termuat dalam konstitusi
suatu negara.

Minggu, 18 November 2012

Soeharto

Jenderal Besar Soeharto kembali
dinobatkan sebagian masyarakat
Indonesia sebagai kepala negara
yang paling berhasil meningkatkan
kesejahteraan rakyatnya. Hasil
tersebut diambil saat dilakukan
survey oleh Setara Institute. Hasil
survey Indobarometer sebelumnya
juga menunjukkan Soeharto
presiden terbaik di Indonesia.
Mengapa Soeharto dijadikan rakyat
sebagai presiden terhebat ? Tidak
dipungkiri Soeharto sangat berjasa
dan prestasinya membangun bangsa
ini patut diberi apresiasi tinggi.
Soeharto dengan segala kelebihan
dan kelemahannya namanya telah
terpatri dalam otak rakyat sebagai
manusia dewa yang hebat dan tidak
pernah salah. Hal ini didukung oleh
penggiringan opini media masa saat
itu yang sedang terbelenggu. Bila
Soeharto hidup dan memerintah di
era reformasi ini mungkin
kehebatan Soeharto akan menjadi
lain.
Penelitian yang dilakukan setara
institute ini dilaksanakan tanpa ada
paksaan maupun intervensi
terhadap para responden. Dalam
survey, masyarakat diminta mengisi
jawaban terhadap apa yang
dirasakan selama 66 tahun
mengenyam kemerdekaan.
Sebanyak 64,6 persen responden
memilih Soeharto sebagai presiden
paling berhasil mensejahterakan
rakyat. Presiden Soekarno berada
di posisi kedua dengan jumlah
responden. yang memilih sebanyak
13,6 persen. Urutan ketiga,
ditempati Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono sebanyak 9,9 persen.
Presiden Abudrahman Wahid dipilih
oleh 5,5 persen responden,
Presiden Megawati Soekarnoputri
dipilih oleh 2,5 persen orang,
sedangkan Presiden B.J. Habibie
dipilih 1,7 persen orang. Sekitar
2,1 persen responden yang tak
menjawab pertanyaan tersebut.
Kemudian muncul peluncuran buku
Pak harto, The Untold Stories.
Soeharto adalah pemimpin besar
yang banyak dipuja dan tetapi
sebaliknya banyak dicerca. Tetapi
saat ini angin sedang bertiup
kencang mendorong sisi baik dan
kehebatan Jenderal Besar Soeharto.
Tidak bisa dipungkiri survey
Indobarometer menunjukkan
kerinduan akan kepemimpinan
Suharto. Fenomena unik saat ini
bukan hanya pendukung Soeharto
yang memujanya. Tetapi beberapa
tokoh yang dulu sangat keras
menentang bahkan disakiti dan
dibui, saat ini terang-terang kagum
dan memuji berlebihan tokoh orde
baru itu. Sebut saja Fahmi Idris,
Sukardi Rinakit, AM Fatwa dan
tokoh lainnya saat jaman orde baru
adalah penentang paling keras.
Tetapi terakhir ini mereka berubah
drastis.
Sosok Bapak Pembangunan yang
melekat dalam diri sosok Soeharto,
tampaknya juga tidak bisa
dipisahkan begitu saja dengan
kesejahteraan rakyatnya. Jend.
Besar TNI Purn. Haji Muhammad
Soeharto, lahir di Dusun Kemusuk,
Desa Argomulyo, Kecamatan
Sedayu, Bantul, Yogyakarta, 8 Juni
1921. Dia meninggal di Jakarta, 27
Januari 2008 pada umur 86 tahun.
Soeharto adalah Presiden Indonesia
yang kedua (1967-1998),
menggantikan Soekarno. Di dunia
internasional, terutama di Dunia
Barat, Soeharto sering dirujuk
dengan sebutan populer “The
Smiling General” karena raut
mukanya yang selalu tersenyum di
muka pers dalam setiap acara resmi
kenegaraan.
Sebelum menjadi presiden,
Soeharto adalah pemimpin militer
pada masa pendudukan Jepang dan
Belanda, dengan pangkat terakhir
Mayor Jenderal. Soeharto kemudian
mengambil alih kekuasaan dari
Soekarno, dan resmi menjadi
presiden sejak tahun 1968. Pada
tahun 1998, masa jabatannya
berakhir setelah mengundurkan diri
pada tanggal 21 Mei tahun
tersebut, menyusul terjadinya
Kerusuhan Mei 1998 dan
pendudukan gedung DPR/MPR oleh
ribuan mahasiswa. Ia merupakan
orang Indonesia terlama dalam
jabatannya sebagai presiden.
Soeharto digantikan oleh B.J.
Habibie.
Peninggalan Soeharto masih banyak
diperdebatkan sampai saat ini.
Dalam masa kekuasaannya, yang
disebut Orde Baru, Soeharto
membangun negara yang stabil dan
mencapai kemajuan ekonomi dan
infrastruktur. Suharto juga
membatasi kebebasan warganegara
Indonesia keturunan Tionghoa,
menduduki Timor Timur, dan
dianggap sebagai rezim paling
korupsi sepanjang masa dengan
jumlah $AS 15 miliar sampai $AS
35 miliar.
Mengapa Soeharto Terhebat
Banyak faktor yang mempengaruhi
mengapa Soeharto dianggap
sebagian besar rakyat sebagai
presiden terhebat. Sebenarnya
tidak mudah untuk menilai prestasi
dan kehebatan seorang presiden
yang telah memerintah. Setiap
presiden yang ada,  jaman dan
tantangan yang dihadapi berbeda.
Tetapi selain berbagai prestasinya,
Soeharto menjadi sangat hebat
karena saat itu masyarakat telah
terpatri otaknya dengan pecitraan
presiden yang tidak mempunyai
kecacatan dan selalu benar. Hal itu
terjadi karena pengaruh media
masa yang memposisikan Soeharto
adalah seorang dewa yang tidak
pernah salah.
Memang tidak bisa dipungkiri
kehebatan Soeharto dalam
memimpin hampir 32 tahun.
Soeharto, melakukan pembangunan
secara rinci dari tahap ke tahap.
Tahapan awal dilakukan adalah
membangun bidang pertanian
setelah itu berbicara industri, dan
lain sebagainya. Dibidang
pembangunan ekonomi dan
pertanian adalah menurunkan
tingkat inflasi dari 650% menjadi
12% dalam beberapa tahun
pertama kepemimpinannya. Selain
itu, dia juga punya andil besar
dalam pembangunan irigasi
pertanian yang tersebar diseluruh
wilayah nusantara, yang sampai
saat ini belum ada presiden yang
mampu membangun sejumlah
irigasi pertanian itu
Soeharto hidup dalam jaman
otoriter dan tangan besi. Mungkin
saja pola pemerintah tersebut tidak
salah pada jamannya. Karena saat
itu Indonesia masih dalam kondisi
persatuan, kesatuan dan
keamanannya masih sangat buruk.
Begitu juga tingkat pendidikan dan
perekonomian rakyat masih belum
tinggi. Dengan pemerintahan yang
otoriter dan tidak demokratis itu
Soeharto bisa membangun bangsa
ini dengan lebih cepat dan lebih
baik.
Bukan hanya itu, di era kebebasan
pers masih terbelenggu Soeharto
adalah sosok pimpinan yang tidak
pernah salah dan selalu benar.
Karena, tidak ada seorang
wartawanpun yang berani menulis
kelemahan Soeharto. Kalaupun
berani langsung di”petrus”kan atau
masuk bui dengan tuduhan
subversif. jadi saat itu Soeharto
adalah seorang dewa yang tanpa
cacat sedikitpun.
Situasi dan kondisi saat itu juga
saat aman karena media masa
dapat dikendalikan dalam mengolah
berita. Setiap ada berita suara
jarum jatuh yang dapat membuat
ketidakstabilan bangsa ini maka
langsung diredam. Sehingga saat itu
suasana terekam dalam otak
masyarakat dalam keadaan aman.
Padahal saat itu juga banyak
kerusuhan, korupsi,
pemberontakan, dan berbagai
tindak kriminal lainnya
Berbeda dengan jaman era
demokrasi saat ini. Kemajuan pesat
teknologi dan demokrasi bukan
hanya menyebabkan eforia
berdemokrasi tetapi juga
menciptakan eforia informasi yang
demikian luar biasa. Setiap orang
yang punya media dan punya
kesempatan dapat bebas
mengeluarkan opini tanpa peduli
etika dan semangat membangun
bangsa.
Saat ini media masa hanya
dipengaruhi oleh berita kerusuhan,
korupsi, perkelahian antar
penduduk dan berita buruk lainnya.
Meski yang berdemo hanya belasan
orang, berita itu dapat menghiasi
deadline sebuah berita yang
mengatakan bahwa rakyat sudah
tidak percaya lagi pada
pemerintahan SBY. Berita seorang
pengemis di jalanan yang dirazia,
sudah dianggap sebagai kegagalan
negara tidak bisa mengolah
ekonomi dan membantu rakyatnya.
Bukan hanya itu saja, saat ini
siapapun presidennya bila tidak
punya pendudukung media masa
maka akan cepat mudah
dibenamkan segala prestasi dan
kehebatannya. Saat ini semua
orang dan semua media dengan
mudah mengatakan bahwa SBY
salah, SBY hanya omong doang, SBY
korup atau apapun kejelekan
presidennya diungkap secara tidak
proposional dan tidak wajar.
Sehingga setiap langkah yang
dilakukan SBY dan pemerintahannya
selalu salah dan tidak ada
sedikitpun prestasi yang terungkap.
Setiap langkah SBY selalu saja
dianggap sebagai pencitraan. Tetapi
justru setiap kata yang diucapkan
SBY, dijadikan komoditas untuk
mencetak berita yang membuat SBY
selalu salah
Padahal pengakuan dunia telah
mengalir kepada SBY dan
pemerintahannya. Meski juga
banyak kekurangan dan kelemahan
yang ada. Apresiasi Indonesia
sebagai negara demokratis terbaik
dan terbesar di Asia jarang sekali
menjadi kebanggan bangsa ini.
Penilaian majalah Time dengan
menobatkan SBY sebagai pemimpin
paling berpengaruh di dunia tahun
2009, tetapi oleh bangsanya sendiri
justru dianggap sebagai
pembohong. Termasuk oleh
kelompok dan tokoh agama yang
sudah bermain di arena politik.
Prestasi ekonomi Indonesia yang
sangat pesat yang termasuk negara
terbaik di Asia bersama Cina dan
India di tengah krisis ekonomi
dunia, terhapus hanya gara-gara
berita kekisruhan koalisi politik.
Berita prestasi seorang Sri Mulyani
sebagai menteri keuangan terbaik di
Asia karena prestasinya dalam
mengelola departemen dan
ekonomi Indonesia menguap begitu
saja diganti kasus politik Century.
Saat ini sangat jarang sekali jurnalis
yang mencari informasi ke pejabat
pemerintah menanyakan program
dan rencana pembangunan
pemerintah. Saat ini wartawan tidak
berselera untuk meliput prestasi
para menteri dan presidennya di
lapangan. Justru para jurnalis lebih
berselera dengan tindakan siapa
saja menteri yang akan termasuk
dalam reshuflle kabinet.  Sekarang
di gedung pemerintahan atau

Jumat, 09 November 2012

Episode Bob Sadino: Roda Bob Sadino beserta Contoh ala Dyah

Siapa yang nggak kenal dengan
sosok Bob Sadino? Seorang opa-
opa yang sukanya mengenakan
celana pendek kemana-mana, nggak
peduli acaranya apa dan ketemu
siapa, gayanya tetap saja santai
dengan celana pendek setengah
lutut. Bukan cuma penampilannya
yang mengejutkan, namun juga
karakternya.
Bob Sadino, seorang wiraswasta
yang memulai usahanya dari jualan
telur hingga akhirnya sekarang
bisnisnya merambah ke sektor
properti. Banyak yang bilang kalau
Bob Sadino itu gila, nggak waras.
Untungnya di sekeliling saya ada
beberapa orang yang berkarakter
out of the box seperti Bob Sadino,
jadinya nggak terlalu kaget ketika
membaca buku yang berjudul "Bob
Sadino: Mereka Bilang Saya Gila!"
ini.
Buku ini sebenarnya buku lama,
terbitan tahun 2009. Tapi yang
namanya ilmu, nggak ada habisnya
untuk dishare.
Oke, dalam buku ini ada beberapa
poin menarik tentang wirausaha ala
Bob Sadino. Saya menyukai apa
yang dipaparkannya. Memang gila,
karena memang seperti itulah ia,
sangat out of the box dan di luar
kurva normal pada umumnya.
Roda Bob Sadino
Roda Bob Sadino, yang selanjutnya
disingkat RBS adalah sebuah konsep
yang dibuat Bob Sadino untuk
menjelaskan tentang tahapan-
tahapan/proses-proses
pembelajaran para enterpreneur
pada khususnya dan orang-orang
pada umumnya. Roda Bob Sadino
ini tidak hanya berguna dalam
bidang enterpreneurship saja,
namun juga berguna untuk segala
bidang.
Menurut Bob Sadino, sejatinya
seseorang itu mulai dari kuadran
TAHU (teori), lalu bergerak ke
kuadran BISA (praktik) sambil
sesekali bolak balik ke kuadran
TAHU, lama kelamaan kemudian
bergerak ke kuadran TERAMPIL
(kompetensi), kemudian yang
terakhir adalah kuadran AHLI
(pengakuan). Dan dari kuadran
AHLI, bergerak lagi ke kuadran
TAHU, demikian seterusnya.
Tidak semua orang melalui keempat
kuadran tersebut. Ada yang dari
kuadran TAHU langsung ke kuadran
AHLI. Ada yang dari kuadran BISA,
langsung ke kuadran AHLI. Namun,
semuanya butuh proses.
Menurut Bob Sadino, lama
berproses di kuadran BISA untuk
dapat maju ke kuadran TERAMPIL,
dibutuhkan waktu minimal 20
tahun!.. Itu artinya kalau mulai
usahanya sejak punya anak,
seseorang baru bisa dikatakan
terampil di bidangnya ketika
anaknya sudah masuk di perguruan
tinggi (dengan asumsi bisnisnya
tetap berjalan lancar dan asumsi
ceteris paribus lainnya).
Kuadran BISA-lah kuadran yang
paling menguji mental para
pengusaha. Sebab kuadran BISA
adalah kuadran dimana seseorang
harus terus menerus bergerak
menjalankan bisnis yang
digelutinya.
Lalu bagaimana dengan kuadran
TERAMPIL? Menurut Bob Sadino,
orang-orang yang berada di
kuadran TERAMPIL adalah orang-
orang yang accountable, yaitu
memiliki kemampuan mengatasi
persoalan secara bertanggungjawab
(sebab sudah memiliki kompetensi
sebagai hasil belajar di kuadran
BISA). Sedangkan kuadran AHLI,
beda tipis dengan kuadran
TERAMPIL. Di kuadran AHLI, segala
kompetensi dan akuntabilitas yang
dimiliki orang tersebut diakui oleh
masyarakat/khalayak umum.
Contoh konkret:
Saya sekarang berproses di kuadran
BISA sebagai layouter buku. Saya
masih bolak-balik berdialektika dari
kuadran TAHU (teori/pedoman tata
cara layout) ke kuadran BISA
(praktik melayout). Jika proses ini
terus menerus saya jalani, maka
lama kelamaan akan muncul
kompetensi. 20 tahun kemudian
saya akan menjadi seorang layouter
profesional karena kompetensi
yang saya miliki (meskipun
kenyataannya, tidak butuh waktu
sampai 20 tahun untuk menjadi
seorang layouter profesional), maka
saya pun memasuki kuadran
TERAMPIL. Ketika nama saya sudah
sangat dikenal dan diakui oleh
dunia penerbitan sebagai layouter
terbaik, maka saat itulah saya
berada di kuadran AHLI.
Saya sekarang masih berstatus
mahasiswa ilmu ekonomi concern
bidang moneter (selama belum
yudisium berarti masih mahasiswa
kan ya? :D). Ini berarti saya sedang
berproses di kuadran TAHU. Ketika
saya sudah lulus dan bekerja di
sektor keuangan, berarti saya
terjun ke kuadran BISA.
Berprosesnya saya di kuadran BISA
selama 20 tahun sebagai analis
ekonomi akan memunculkan
kompetensi tersendiri bagi saya
dalam menganalisa perekonomian,
maka saya pun memasuki kuadran
TERAMPIL. Dan ketika nama saya
diakui oleh masyarakat sebagai ahli,
maka saat itulah saya beralih ke
kuadran AHLI. Hmm..tapi kalau
yang ini utopis banget deh
kayaknya, soalnya makroekonomi
advance aja ngulang sampe 3
tahun. =))
Saya sekarang masih berusia 20+
(yang jelas masih kepala 2 lah ya).
Saya belajar memasak (kadang-
kadang), saya suka membaca, hobi
menulis, suka bikin perencanaan
keuangan, dan sedang berproses
belajar agama dengan baik. Saya
sedang berproses di kuadran TAHU.
Ketika nantinya saya menikah,
maka saya mulai memasuki kuadran
BISA (praktik). Kegiatan praktik
saya jadinya: mengurus suami dan
anak-anak; membuat perencanaan
keuangan keluarga setiap periode;
mengajar anak-anak mengaji,
beribadah dan belajar membaca;
etc. 20 tahun kemudian, saya
memasuki kuadran TERAMPIL,
kuadran dimana saya sudah ada
pada tahap mempersiapkan anak
saya menjadi dewasa seutuhnya.
Sayangnya kalau untuk case yang
ini, nggak perlu pengakuan
khalayak umum untuk bisa disebut
AHLI (baca: ibu rumah tangga yang
baik), sebab semua IBU tentu saja
AHLI.. heheheh. Heduuww.. kalau
contoh yang ini sangat amat utopis.
Hahahhaa....
Nah..kira-kira seperti itu
contohnya. Kamu bisa bikin contoh
sendiri untuk dirimu. Pada intinya
RBS bisa diterapkan untuk bidang
apa saja. Jadi, di kuadran manakah
kamu sekarang? :D
***