BAJAK LAGU INI
Produced by : Raben
Written by :
Pandji
All Backing Vocals by : Pandji
CHORUS
(Bajak
lagu ini)
Kalau suka lagu ini nggakpapa, bajak aja dan bantu gue
sebarkan ke seluruh negri!
(Atau download nanti)
www.provocative-proactive.com
download disana com
(Beli CD ini)
Setengah penghasilan CD akan
diberikan untuk anak kanker dinaung C3
(Banggakan hati)
VERSE 1
Hari ini, berkata Pandji, tak peduli kalau karyanya kelak
di bajak orang nanti
Ada kalanya para musisi utk mengerti, rakyat
kita peduli dengan karya yang berarti.
Dalam arti, di negri ini,
orang orang lupa kalau mereka juga mau untuk membeli.
Tapi ingat
lagi…
Nggak semua hidup berkecukupan dengan sandang dan papan
Kita
bisa berteriak sebangsa serempak, kita maju “Pendidikan adalah hakku!”
Kita
minta pendidikan gratis, tapi kalau lagu dibajak mengapa nangis?
Musik
adalah pendidikan, pembebasan dari pembelengguan, kebodohan,
keminderan, jangan heran, kalau orang banyak yang berharap bisa mengecap
musik dengan gratisan.
Bagai pendidikan.
Ingat teman, guru guru
ini disejarah akan terekam:
John Lennon, Bob Dylan, Bob Marley, Bang
Iwan, dan Marvin, dan Bono, dan Tupac!
VERSE 2
Hah! Gue tau elo benci, elo pikir gue bodoh atau mungin
gue dipikir naif.
Jujur gue mengakui, gue bukan mau kaya dari album
ini (hehehehe)
Karna itu, gue mikir lebih jernih.
Gue konsentrasi
untuk bikin karya seni bukan jual CD.
Seperti stigma pegawai negri,
masuk kantor untuk main tetris karna tidak peduli lagi…
Bedanya
bekerja dan berkarya, kerja untuk uang, karya untuk kepuasan sendiri
saja.
Kalau nyari uang kita fokus dengan metoda yang selama ini
berhasil menghasilkan uang.
Repetisi.
Mengulangi pola aman.
Gimana
mau berkembang? Kita harus hajar zona aman.
“Slama masuk jam 9,
pulang jam 6, uang masuk tiap akhir bulan, AMAN”
Inikah kasus musisi?
Takut liat retur CD sehingga mulai lupa jati
diri?
Lagi lagi gue akui, memang tidak mudah nyaman untuk jadi diri
sendiri.
Takut dijauhi, tidak diterima oleh calon pembeli.
Penurunan
angka CD bukanlah salah musikmu, tapi salah label yang punya metoda
kian menjemu.
BACK TO CHORUS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar